(30507 produk tersedia)
Gandum merupakan makanan pokok bagi sebagian besar diet di seluruh dunia karena keserbagunaan dan sifatnya yang bergizi. China menempati peringkat teratas dalam produksi berbagai jenis gandum, termasuk beras, gandum, dan jagung. Namun, permintaan domestik untuk gandum ini terkadang melebihi jumlah pasokan. Di sinilah impor gandum berperan. China mencari pasar internasional untuk membantu memenuhi permintaan gandumnya dengan mengimpornya.
China mengimpor beberapa jenis gandum, tidak terbatas pada berikut ini:
Impor Gandum
Sekitar 50% dari total ekspor gandum dunia masuk ke China. Gandum berfungsi sebagai makanan pokok utama bagi penduduk China dan digunakan untuk membuat roti, mie, dan produk lainnya. Impor gandum China terutama meliputi gandum penggilingan berkualitas tinggi, yang diproses menjadi berbagai item makanan seperti roti, biskuit, dan mie.
Impor Beras
Meskipun China adalah produsen beras terbesar secara global, beberapa varietas tertentu sangat diminati. Untuk memenuhi kebutuhan pasar ini, negara tersebut mengimpor beras dari berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Thailand, dan Pakistan.
Impor Jelai
Populasi China yang besar berarti ada permintaan besar untuk jelai untuk makanan dan peternakan. China mengimpor sebagian besar jelainya dari Australia. Gandum ini berfungsi sebagai bahan baku penting untuk perusahaan pembuat bir di China dan industri pakan ternak.
Impor Sorgum
Sorgum merupakan pengganti jagung dan bahan baku penting untuk pakan ternak. China terutama mengimpor sorgum dari Amerika Serikat. Setibanya di China, sebagian besar sorgum diproses menjadi pakan untuk unggas dan babi.
Impor Jagung
Jagung, yang dikenal sebagai corn di beberapa negara, adalah salah satu gandum yang paling dasar dan penting. China mengimpor jagung untuk dua alasan utama: untuk pengolahan makanan dan produksi pakan ternak. Negara ini terutama mengimpor jagung dari Amerika Serikat dan Ukraina.
Jenis gandum:
Sebagian besar gandum, seperti beras, gandum, jelai, jagung, dan gandum, dapat diimpor menggunakan kapal kontainer gandum. Namun, gandum curah biasanya diangkut dengan kapal khusus yang dirancang untuknya melalui sistem pengisian atas.
Kontainer Gandum:
Kontainer gandum, juga disebut hopper gandum, adalah kontainer besar, biasanya terbuat dari logam dengan bagian bawah yang sempit untuk memudahkan pemuatan dan pembongkaran gandum. Jenis kontainer gandum yang digunakan untuk mengimpor gandum adalah Kontainer Standar 20ft, Kontainer Standar 40ft, Kontainer Tinggi 40ft, Kontainer Lebar Palet 40ft, dan lain-lain.
Kapal:
Ada dua kategori kapal utama untuk impor gandum, Dry Bulk Carriers dan Boxships. Dry Bulk Carriers adalah kapal khusus untuk gandum curah, longgar dan hadir dalam berbagai model dan ukuran. Jenis umum termasuk Supramax (yang merupakan kapal curah yang paling umum digunakan untuk angkutan laut tinggi untuk produk pertanian), Panamax, Handy, dan lainnya. Boxships, juga dikenal sebagai kapal kontainer, adalah kapal besar yang dirancang untuk mengangkut peti atau kontainer barang. Biasanya, boxship standar tidak digunakan untuk mengangkut gandum. Namun, kontainer khusus (GrainGoose) digunakan untuk mengangkut berbagai jenis gandum. Seringkali, mereka diamankan dengan tas ramah lingkungan yang sepenuhnya biodegradable yang terbuat dari produk alami seperti jagung dan kentang dalam kontainer.
Peralatan Pembongkaran Gandum:
Peralatan gandum ini digunakan untuk membongkar gandum dari kontainer di tempat tujuan. Contoh umum termasuk grain vacs, grain baggers, sistem zip line, dan grain legs. Misalnya, grain leg adalah mesin pembongkaran dengan ketinggian vertikal yang menggunakan lift untuk membongkar gandum dari kontainer ke silo penyimpanan tinggi.
Impor gandum membutuhkan perawatan yang tepat untuk memastikan kualitas dan keamanannya. Berikut adalah beberapa kiat penting untuk perawatan gandum:
Permintaan gandum di China dan kemampuan berikut mengenai impor gandum menunjukkan beberapa skenario penggunaan
Ada sejumlah hal yang perlu dipertimbangkan saat memutuskan impor gandum untuk dijual.
Permintaan gandum di China
Pembeli bisnis harus memikirkan negara dan wilayah di China di mana gandum sangat dibutuhkan. Mereka harus memikirkan faktor-faktor seperti ukuran populasi, tingkat urbanisasi, dan perkembangan ekonomi untuk menentukan di mana mungkin ada kebutuhan terbesar untuk impor gandum. Dengan menargetkan area dengan permintaan tinggi, pembeli bisnis berpotensi merebut pangsa pasar yang lebih besar.
Persaingan
Pembeli bisnis perlu memeriksa lanskap persaingan dan mengidentifikasi pemain yang ada di pasar impor gandum. Analisis penawaran produk mereka, strategi penetapan harga, dan saluran distribusi. Wawasan ini akan membantu pembeli bisnis membedakan diri mereka dan menemukan proposisi nilai unik untuk menarik pelanggan.
Jaminan Kualitas
Pertimbangkan kualitas gandum impor, yang sangat penting untuk keberhasilan bisnis. Pilih pemasok gandum yang memiliki sistem pengendalian kualitas yang andal untuk memastikan bahwa gandum berkualitas tinggi diimpor.
Kepatuhan Keamanan Pangan
Saat memilih pemasok gandum impor, pastikan pemasok tersebut mematuhi standar keamanan pangan. Dengan demikian dapat memastikan bahwa gandum tersebut aman untuk dikonsumsi.
Sumber Berkelanjutan
Pertimbangkan untuk mendapatkan gandum dari praktik pertanian berkelanjutan untuk memenuhi permintaan konsumen yang meningkat akan produk ramah lingkungan. Pembeli bisnis dapat mencari pemasok yang menerapkan metode pertanian berkelanjutan atau memperoleh sertifikasi yang relevan.
T1: Siapa mitra impor gandum terbesar China?
J1: Amerika Serikat adalah pemasok kedelai terbesar bagi China. Mitra utama lainnya termasuk Brasil dan Argentina, di mana China mengimpor jagung dan gandum, masing-masing.
T2: Berapakah nilai impor gandum China untuk gandum, beras, dan jagung?
J2: Menurut penelitian yang diterbitkan oleh Statista, nilai impor gandum di China sekitar 11 miliar dolar AS.
T3: Apa saja faktor yang memengaruhi impor gandum China?
J3: Permintaan gandum akibat pertumbuhan penduduk dan perubahan urbanisasi saat ini merupakan faktor pendorong di pasar. Selain itu, kebutuhan pakan ternak meningkatkan impor kedelai dan jagung. Reformasi kebijakan China juga memengaruhi tingkat impor karena negara tersebut sekarang lebih terbuka untuk mengimpor gandum untuk memenuhi kebutuhan domestiknya. Terakhir, kualitas gandum yang disukai juga berdampak pada jenis gandum yang diimpor ke China.