(110 produk tersedia)
Slip yoke driveshaft merupakan komponen yang menghubungkan driveshaft ke transmisi atau transfer case pada kendaraan penggerak empat roda dan semua roda. Berikut ini adalah jenis-jenis slip yoke:
1. Slip Yoke Standar
Ini adalah slip yoke yang biasa ditemukan di sebagian besar kendaraan. Memiliki bentuk silinder dengan permukaan bagian dalam yang meluncur di atas driveshaft atau tabung. Hal ini memungkinkan penyesuaian panjang driveshaft ketika kendaraan melewati gundukan atau medan yang kasar. Slip yoke standar sering digunakan dalam aplikasi yoke depan dan belakang. Slip yoke standar tersedia dalam berbagai ukuran, yang paling umum adalah seri 1310, 1350, dan 1410.
2. Slip Yoke Double Cardan
Ini adalah slip yoke khusus yang digunakan dalam driveshaft Double Cardan. Driveshaft Double Cardan memiliki dua universal joint, satu di setiap ujungnya. Slip yoke dalam driveshaft Double Cardan terletak di joint tengah. Hal ini memungkinkan penyesuaian panjang seluruh driveshaft saat kendaraan melewati permukaan yang tidak rata atau jalan bergelombang. Slip yoke Double Cardan umumnya digunakan dalam truk tugas berat, kendaraan off-road, dan mobil berperforma tinggi.
3. Slip Yoke Constant Velocity Joint (CV Joint)
Ini adalah slip yoke yang ditemukan dalam CV joint. Mirip dengan slip yoke standar, tetapi dengan bentuk yang lebih kompleks untuk mengakomodasi gerakan kecepatan konstan dari driveshaft. Slip yoke CV joint memungkinkan pengoperasian driveshaft yang halus dan senyap. Umumnya digunakan dalam kendaraan penggerak roda depan dan kendaraan penggerak semua roda di mana diperlukan transfer tenaga yang halus. Slip yoke CV joint dapat berupa desain tripod atau bola, tergantung pada aplikasinya.
4. Slip Yoke Spicer
Spicer adalah nama merek yang telah menjadi sinonim dengan slip yoke berkualitas. Slip yoke Spicer digunakan dalam berbagai aplikasi, termasuk truk ringan dan tugas berat, peralatan pertanian, dan mesin industri. Slip yoke Spicer hadir dalam ukuran standar dan biasanya disesuaikan agar sesuai dengan aplikasi tertentu. Mereka dikenal karena daya tahan, rekayasa presisi, dan kemampuan berperforma tinggi.
Berikut ini adalah beberapa spesifikasi Slip Yoke Driveshaft:
Bahan
Slip yoke biasanya terbuat dari baja. Hal ini karena baja merupakan bahan yang kuat. Dapat menahan torsi yang ditransmisikan dari slip yoke ke driveshaft. Slip yoke juga dapat terbuat dari aluminium. Aluminium merupakan bahan yang lebih ringan dibandingkan dengan baja. Ini membuat slip yoke ideal untuk digunakan pada kendaraan berperforma tinggi.
Ukuran
Slip yoke tersedia dalam berbagai ukuran. Ukuran ditentukan oleh diameter dan panjang yoke. Slip yoke harus memiliki ukuran yang tepat agar pas dengan driveshaft dan transmisi.
Jenis Sambungan
Slip yoke memiliki berbagai jenis sambungan. Dapat memiliki bentuk persegi atau persegi panjang. Ini memungkinkannya untuk terhubung ke universal joint. Jenis sambungan harus kompatibel dengan universal joint dan driveshaft.
Ukuran Joint
Ukuran joint dari slip yoke sangat penting. Harus kompatibel dengan ukuran universal joint. Ini memastikan bahwa slip yoke terhubung dengan benar dengan driveshaft dan transmisi.
Perbandingan Gigi
Slip yoke dirancang dengan berbagai perbandingan gigi. Perbandingan gigi penting karena menentukan hubungan antara kecepatan dan torsi driveshaft. Perbandingan gigi slip yoke harus kompatibel dengan perbandingan gigi transmisi.
Penting untuk memelihara slip yoke driveshaft agar terhindar dari kegagalan yoke dan memastikan umur pakai yang panjang. Berikut ini adalah beberapa tips pemeliharaan:
Pembeli grosir harus memahami faktor-faktor yang memengaruhi pilihan slip yoke driveshaft yang tepat untuk memenuhi kebutuhan pelanggan mereka. Berikut ini adalah beberapa faktor secara rinci:
Spesifikasi kendaraan dan yoke:
Kompatibilitas slip yoke dengan driveshaft dan diferensial kendaraan sangat penting. Pembeli harus memilih slip yoke yang sesuai dengan diameter driveshaft, jumlah spline, dan panjang. Selain itu, mereka harus memilih slip yoke yang kompatibel dengan model diferensial dan rasio gandar kendaraan.
Bahan dan konstruksi:
Pertimbangkan bahan dan konstruksi slip yoke. Pembeli dapat menemukan slip yoke yang dibuat dengan baja, aluminium, atau paduan lainnya. Setiap bahan menawarkan manfaat dan fitur yang berbeda. Misalnya, slip yoke baja lebih tahan lama dan dapat menangani beban dan tekanan yang berat. Di sisi lain, slip yoke yang terbuat dari aluminium ringan dan tahan korosi.
Tujuan dan aplikasi:
Pembeli harus mempertimbangkan tujuan dan aplikasi slip yoke. Misalnya, pelanggan yang mengemudi off-road membutuhkan slip yoke tugas berat, sementara yoke untuk penggunaan jalan raya dapat menjadi standar.
Panjang dan jumlah spline:
Pembeli harus memastikan bahwa panjang dan jumlah spline slip yoke sesuai dengan kebutuhan pelanggan mereka. Panjang slip yoke harus sesuai dengan panjang driveshaft dan pas dalam ruang bebas pengoperasian yang penting. Jumlah spline harus sesuai dengan driveshaft dan memastikan sambungan yang aman.
Reputasi dan ulasan merek:
Pembeli harus meneliti reputasi dan ulasan merek slip yoke driveshaft. Merek terkenal dengan ulasan positif menawarkan produk yang andal dan berkualitas. Selain itu, pembeli dapat menemukan merek yang memenuhi kebutuhan dan anggaran pelanggan mereka.
Harga dan garansi:
Pertimbangkan harga slip yoke dan biaya tambahan, seperti pengiriman. Selain itu, pembeli harus mencari pemasok yang menawarkan garansi. Garansi melindungi investasi pembeli dan memberi mereka kepercayaan diri yang lebih besar terhadap kualitas produk.
Mengganti slip yoke melibatkan melepas driveshaft dan mengganti yoke lama dengan yang baru. Berikut ini adalah beberapa langkah sederhana untuk memandu proses penggantian:
Kumpulkan Peralatan dan Bahan yang Diperlukan
Pastikan untuk memeriksa buku panduan servis kendaraan untuk petunjuk spesifik dan spesifikasi torsi yang terkait dengan merek dan model.
Siapkan Kendaraan
Lepas Driveshaft
Lepas Slip Yoke Lama
Pasang Slip Yoke Baru
Pasang Kembali Driveshaft
T1: Apa itu slip yoke driveshaft?
J1: Slip yoke adalah bagian penting dari driveshaft pada kendaraan. Ini menghubungkan driveshaft ke transmisi atau transfer case pada kendaraan penggerak 4 roda. Slip yoke memungkinkan penyesuaian panjang driveshaft. Hal ini mengakomodasi pergerakan naik turun gandar belakang saat kendaraan sedang bergerak, memastikan pengiriman tenaga yang halus ke roda.
T2: Bagaimana seseorang mengetahui apakah slip yoke rusak?
J2: Ada banyak cara untuk mengetahui apakah slip yoke rusak. Salah satu tandanya adalah perubahan dalam transmisi tenaga ke roda. Hal ini terlihat ketika mempercepat atau memperlambat. Ada juga ikatan atau penyitaan yoke selama pergerakan driveshaft. Hal ini terjadi bersamaan dengan kerusakan yang terlihat pada slip yoke. Tanda lain dari yoke yang rusak adalah getaran atau suara bising selama pengoperasian kendaraan. Tinggi pengoperasian kendaraan juga dapat berubah, yang merupakan tanda dari yoke yang rusak.
T3: Dapatkah pengguna mengemudi dengan slip yoke yang rusak?
J3: Mengemudi dengan slip yoke yang rusak berbahaya. Dapat menyebabkan kerusakan lebih lanjut pada yoke, driveshaft, transmisi, atau bahkan gandar. Hal ini dapat menyebabkan perbaikan yang mahal. Slip yoke yang rusak juga menyebabkan getaran, kebisingan, dan ikatan yoke, membuat kendaraan tidak nyaman untuk dikendarai.
T4: Dapatkah slip yoke diperbaiki?
J4: Memperbaiki slip yoke sulit, dan dalam banyak kasus, kerusakan yoke tidak dapat diperbaiki. Mekanik biasanya merekomendasikan untuk mengganti seluruh yoke untuk menjaga kinerja dan keandalan kendaraan. Penggantian slip yoke driveshaft memastikan keselamatan dan fungsi kendaraan yang optimal.
T5: Berapa biaya penggantian slip yoke?
J5: Tidak ada jawaban langsung untuk pertanyaan ini. Biaya penggantian slip yoke bervariasi tergantung pada jenis yoke, model kendaraan, dan pemasok yoke. Faktor lain yang memengaruhi biaya penggantian slip yoke adalah panjang driveshaft dan ukuran yoke. Slip yoke kustom juga bisa mahal.