(2266 produk tersedia)
Desain pengalaman pengguna (UX) mengacu pada proses desain untuk meningkatkan dan mengoptimalkan kegunaan, fungsionalitas, dan aksesibilitas produk. Ini mencakup berbagai bidang dan metodologi, seperti interaksi manusia-komputer, desain interaksi, desain antarmuka pengguna, dan rekayasa kegunaan.
Jenis-jenis desain UX meliputi;
Fungsi desain UX beragam dan luas. Yang utama di antaranya adalah fungsinya sebagai perantara antara layanan atau produk yang ditawarkan oleh suatu merek, perusahaan, atau situs web, dan pengguna atau pelanggan. Selain itu, berbagai fungsi desain UX meliputi hal berikut;
Fitur desain UX adalah elemen pentingnya, yang meliputi;
Desain UX berlaku untuk berbagai industri dan produk, dibuktikan oleh skenario penggunaan berikut:
Aplikasi Situs Web
Desain UX yang dieksekusi dengan baik memudahkan pengguna untuk menavigasi situs web dan menemukan informasi yang mereka butuhkan. Misalnya, desain UX dari situs web berita memudahkan pengguna untuk dengan cepat menemukan berita terbaru. Dalam hal ini, desainer UX memastikan situs web ramah pengguna, dengan judul, tajuk, dan tautan yang tepat ke berbagai kategori berita.
Aplikasi Seluler
Di dunia saat ini, aplikasi seluler merupakan bagian integral dari kegiatan sehari-hari, mulai dari jejaring sosial dan perbankan hingga berbelanja. UX yang dirancang dengan baik membuat aplikasi seluler mudah digunakan. Misalnya, desain UX untuk aplikasi perbankan seluler memungkinkan pengguna untuk menyelesaikan tugas seperti memeriksa saldo, mentransfer uang, dan membayar tagihan hanya dengan beberapa ketukan.
Desain Produk
Desain UX adalah faktor penting dalam keberhasilan produk fisik. Produk yang dirancang dengan baik lebih nyaman digunakan. Misalnya, desainer kursi ergonomis yang ramah UX mempertimbangkan faktor-faktor seperti penyesuaian tinggi kursi dan penempatan sandaran tangan untuk memastikan kursi mudah digunakan dan lebih nyaman untuk diduduki. Akibatnya, pengguna menghargai kenyamanan dan kemudahan penggunaan kursi, yang mengarah pada penjualan yang lebih baik bagi produsen.
Desain Game
Desain UX memainkan peran penting dalam keberhasilan game video baru. Dengan menggunakan bahasa yang sederhana, instruksi yang jelas, dan sistem kontrol yang mudah digunakan, desainer game dapat meningkatkan pengalaman bermain pengguna. Akibatnya, pemain akan menemukan game lebih menyenangkan dan merekomendasikannya kepada orang lain.
Aksesibilitas Web
Desain UX yang baik mempertimbangkan persyaratan aksesibilitas web. Ini termasuk pengguna dengan disabilitas. Misalnya, situs web dengan desain UX yang ramah pengguna menyertakan fitur seperti kompatibilitas pembaca layar, bantuan suara, dan navigasi keyboard. Akibatnya, orang-orang dengan disabilitas dapat dengan mudah menggunakan situs web.
Pendekatan Berpusat pada Pengguna:
Desain UX yang baik harus didasarkan pada pemahaman yang mendalam tentang kebutuhan, perilaku, dan titik nyeri pengguna. Itu harus memprioritaskan kepuasan pengguna dan kegunaan melalui penelitian pengguna, persona, perjalanan pengguna, dan pengujian kegunaan. Libatkan pengguna Anda di seluruh proses desain dan validasi keputusan desain Anda dengan umpan balik dan pengujian pengguna.
Kejelasan dan Konsistensi:
Desain UX yang baik harus jelas dan konsisten di seluruh produk untuk menghindari kebingungan pengguna. Itu harus menggunakan bahasa yang jelas dan ringkas, ikon yang intuitif, dan pola yang dapat dikenali. Konsistensi dalam elemen desain, seperti tombol, tipografi, dan jarak, membantu pengguna memprediksi bagaimana produk akan berperilaku dan mengurangi beban kognitif mereka.
Aksesibilitas:
Desain UX yang baik harus inklusif dan dapat diakses oleh semua pengguna, terlepas dari kemampuan atau disabilitas mereka. Itu harus mengikuti pedoman dan praktik terbaik aksesibilitas, seperti menyediakan teks alternatif untuk gambar, menggunakan struktur judul yang tepat, dan memastikan navigasi keyboard. Pertimbangkan pengguna dengan disabilitas visual, pendengaran, motorik, dan kognitif untuk membuat produk yang dapat digunakan semua orang.
Hierarki Visual:
Desain UX yang baik harus menggunakan hierarki visual untuk memandu perhatian pengguna dan membantu mereka memprioritaskan informasi. Itu harus menggunakan ukuran, warna, kontras, dan jarak untuk membuat bagian, judul, dan elemen penting yang jelas dan berbeda. Tata letak yang terstruktur dengan baik dengan alur yang logis meningkatkan keterbacaan dan kemampuan pemindaian konten.
Umpan Balik dan Afordansi:
Desain UX yang baik harus memberikan umpan balik dan afordansi untuk menunjukkan status interaksi dan perilaku elemen. Itu harus menggunakan isyarat visual, seperti efek hover, indikator pemuatan, dan pesan konfirmasi, untuk berkomunikasi dengan pengguna. Pengguna dapat memahami konsekuensi dari tindakan mereka dan respons sistem, yang mengurangi frustrasi dan kebingungan.
Respons Mobile:
Desain UX yang baik harus responsif dan adaptif untuk berbagai ukuran layar dan perangkat. Itu harus memprioritaskan konten dan fungsionalitas untuk pengguna seluler, seperti kontrol yang ramah sentuhan, navigasi yang disederhanakan, dan waktu pemuatan yang cepat. Pendekatan mobile-first memastikan pengalaman yang lancar dan menyenangkan bagi pengguna di smartphone dan tablet.
Kesederhanaan dan Minimalisme:
Desain UX yang baik harus sederhana dan minimalis untuk menghindari membanjiri pengguna. Itu harus fokus pada fitur dan konten penting yang memberikan nilai kepada pengguna. Kekacauan, animasi, dan gangguan yang berlebihan dapat mengurangi tujuan utama produk dan mengurangi efektivitasnya.
T1: Apa saja komponen utama dari desain UX?
A1: Pengalaman pengguna (UX) yang baik terdiri dari banyak hal penting yang bekerja bersama. Ini termasuk kegunaan, aksesibilitas, keinginan, nilai, dan kesenangan. Masing-masing bagian ini memainkan peran dalam membuat UX secara keseluruhan menjadi lengkap.
T2: Apa pekerjaan desainer UX selama proses pengembangan?
A2: Sepanjang proses pengembangan produk, desainer UX memiliki banyak pekerjaan penting. Pertama, mereka meluangkan waktu untuk benar-benar memahami kebutuhan dan keinginan pengguna. Kemudian, mereka membuat desain dan membuat prototipe untuk menguji potensi solusi tersebut.
T3: Apa perbedaan antara UX dan CX?
A3: Meskipun mirip, pengalaman pengguna (UX) dan pengalaman pelanggan (CX) adalah hal yang berbeda. CX jauh lebih luas daripada UX karena mencakup seluruh perjalanan pelanggan melalui semua titik kontak, bukan hanya satu interaksi produk.
T4: Apa saja beberapa alat desain UX yang umum?
A4: Beberapa alat yang lebih umum digunakan untuk desain UX adalah Sketch, Axure, Adobe XD, Figma, InVision, Miro, dan alat kegunaan seperti UserTesting.com.