(224 produk tersedia)
Silo 100m3 adalah wadah logam besar yang dapat menampung material padat, cair, atau gas. Berdasarkan tujuannya, silo 100m3 dapat dibagi menjadi jenis-jenis berikut:
Silo Penyimpanan
Silo penyimpanan 100m3 digunakan untuk menyimpan material tertentu hingga diperlukan. Misalnya, silo penyimpanan pertanian menyimpan biji-bijian dan benih. Di pabrik, silo penyimpanan beton menyimpan bahan baku seperti semen. Kemudian, silo penyimpanan air berfungsi sebagai reservoir. Silo penyimpanan gas dapat berisi zat seperti propana atau gas alam. Silo penyimpanan dapat berbentuk horizontal atau vertikal.
Silo Pakan
Silo pakan digunakan untuk menyimpan pakan ternak di peternakan. Mirip dengan silo penyimpanan, silo pakan 100m3 dapat berbentuk horizontal atau vertikal. Mereka umumnya diproduksi berdasarkan kebutuhan pemilik peternakan. Sistem penyimpanan dan pengambilan pakan otomatis memudahkan pemilik untuk mengelola silo pakan mereka.
Silo Pencampuran
Silo pencampuran digunakan untuk menyimpan dan menggabungkan berbagai material bersama-sama. Mereka memiliki alat pencampur yang dapat mengaduk isi secara merata. Silo pencampuran umumnya digunakan dalam industri makanan, kimia, dan konstruksi.
Silo Pencampuran
Silo pencampuran mirip dengan silo pencampuran. Mereka digunakan untuk menyimpan dan menggabungkan beberapa material. Meskipun demikian, silo pencampuran berfokus pada menjaga rasio dan kualitas yang pasti. Silo pencampuran biasanya ditemukan di sektor makanan dan kimia.
Silo Modular
Silo modular berisi bagian-bagian terpisah yang dapat dihubungkan. Selain itu, mereka dapat dipindahkan. Akibatnya, silo modular cocok untuk tugas sementara atau mobile.
Silo Bin
Silo bin memiliki bentuk yang mirip dengan wadah. Mereka adalah struktur vertikal besar dengan bagian bawah yang meruncing. Silo bin umumnya ditemukan di bidang pertanian. Mereka juga digunakan dalam penyimpanan biji-bijian.
Kapasitas
Kapasitas penyimpanan maksimum silo adalah 100m3 atau 100000 liter. Volume aktual yang dapat disimpan silo mungkin kurang tergantung pada faktor-faktor seperti kepadatan curah material, kadar air, dan aliran udara material.
Dimensi
Silo 100m3 memiliki diameter sekitar 4,02 meter dan tinggi sekitar 6,30 meter. Diameter dan tinggi silo dapat bervariasi berdasarkan desain, seperti apakah silo berbentuk kerucut atau dasar datar.
Material
Tergantung pada kebutuhan, silo 100m3 terbuat dari berbagai material, seperti baja galvanis, baja karbon, baja tahan karat, dan paduan aluminium, untuk menyesuaikan berbagai karakteristik material.
Struktur
Tergantung pada kebutuhan, silo 100m3 dapat memiliki bentuk struktur yang berbeda, seperti vertikal, horizontal, dasar kerucut, dan dasar datar. Struktur vertikal cocok untuk menyimpan material granular dan bubuk, sedangkan struktur horizontal lebih baik menyimpan material cair dan kasar.
Silo 100m3 mungkin memiliki fitur struktural lain, seperti outlet di bagian bawah dan pintu akses besar untuk operasi pemuatan dan pembongkaran yang mudah dan pemeliharaan rutin.
Pembersihan
Penting untuk menjaga bagian dalam dan luar silo tetap bersih dan membuang makanan yang kotor atau rusak. Selama pembersihan, operator harus menggunakan item pembersih yang tepat untuk menghindari efek buruk pada keamanan pangan.
Periksa dan Pertahankan Struktur
Pengontrol operasi harus sering memeriksa apakah struktur utuh sesuai dengan persyaratan. Selain itu, mereka harus memperbaiki dan mengganti aksesori jika bagian struktur silo terkorosi atau rusak.
Awasi Suhu dan Kelembapan
Kualitas makanan yang disimpan dapat terpengaruh dengan menyesuaikan suhu dan kelembapan silo. Jadi, pengontrol harus memantau mereka. Selain itu, mereka harus melakukan ventilasi dan mengadopsi manajemen yang tepat untuk menjaga kondisi suhu dan kelembapan yang tepat bila diperlukan.
Perhatikan Pencegahan Hama dan Penyakit
Pengontrol harus memeriksa silo dan segera mengambil tindakan pencegahan jika mereka menemukan hama atau kebocoran. Pestisida harus digunakan dengan benar dan sesuai dengan peraturan.
Aplikasi silo 100m3 luas dan bervariasi di berbagai industri. Hal ini menjadikannya peralatan penting untuk menyimpan barang curah. Berikut beberapa skenario penggunaan silo 100m3.
Ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan saat memilih silo penyimpanan curah.
Material yang akan disimpan
Penting untuk mengetahui karakteristik fisik material yang akan disimpan. Ketahui kepadatan, kemampuan aliran, kadar air, dan ukuran serta bentuk partikel. Selain itu, tentukan apakah ada material korosif atau lengket. Mengetahui fitur spesifik material yang akan disimpan akan membantu memilih material yang memenuhi kebutuhan bisnis.
Desain Silo
Secara luas, putuskan antara bentuk silo vertikal dan horizontal. Silo horizontal tidak umum. Tinggi silo bergantung pada jumlah penyimpanan yang dibutuhkan. Silo 100m3 memiliki kapasitas yang cukup besar untuk menyimpan sekitar 100 metrik ton atau 100 meter kubik padatan curah. Pilih silo dengan perlindungan yang baik terhadap elemen eksternal seperti hujan, tikus, dan karat. Atap silo mungkin tersedia dalam berbagai bentuk seperti puncak, datar, atau corong. Pilih opsi undercarriage yang pas. Gali silo tanpa corong menggunakan front loader sementara dasar kerucut dan meruncing menggunakan auger untuk ekstraksi material.
Material Konstruksi Silo
Pertimbangkan pilihan yang tersedia untuk material konstruksi silo. Silo baja dengan galvanisasi celup panas menawarkan daya tahan dan ketahanan korosi yang sangat baik. Beberapa silo baja memiliki lapisan cat untuk menambah perlindungan terhadap oksidasi. Silo baja tahan karat ideal untuk menyimpan material kelas makanan karena karakteristik higienisnya. Beton cocok untuk kebutuhan penyimpanan jangka panjang karena memiliki konduktivitas termal yang rendah. Silo beton mengunci energi dan membantu menjaga kondisi ideal untuk material yang disimpan.
Pertimbangan Situs
Pertimbangkan lingkungan di lokasi penyimpanan. Pilih tinggi dan diameter silo yang sesuai dengan pembatasan kode lokal. Perhatikan aksesibilitas silo untuk operasi pemuatan dan pembongkaran.
Q1: Apa keuntungan menggunakan silo untuk penyimpanan?
A1: Menggunakan silo untuk penyimpanan memiliki banyak keuntungan. Silo kuat dan tahan lama. Produsen silo membangunnya dengan ketat untuk menjaga apa yang ada di dalamnya tetap aman dari kerusakan cuaca dan hama. Silo juga menjaga makanan tetap segar lebih lama karena memiliki sistem ventilasi yang baik. Silo membantu bisnis menghemat ruang karena mereka dapat menyimpan sejumlah besar secara vertikal. Selain itu, silo memudahkan untuk mengambil material yang disimpan saat dibutuhkan.
Q2: Apa saja cara yang berbeda untuk mengisi dan mengosongkan silo?
A2: Silo memiliki metode yang berbeda untuk mengisi dan mengeluarkan material. Pengangkutan pneumatik menggunakan tekanan udara untuk mendorong material ke dalam silo dan menyedotnya keluar. Metode ini bekerja dengan baik untuk bubuk dan partikel kecil. Auger adalah perangkat seperti sekrup yang juga dapat digunakan untuk mengisi dan mengosongkan silo. Mereka dapat memindahkan biji-bijian, benih, dan bubuk. Silo dengan corong di bagian bawah memungkinkan gravitasi untuk menarik keluar material yang disimpan dengan mudah. Untuk cairan, silo dapat menggunakan pipa atau selang. Cara yang tepat untuk menggunakannya bergantung pada apa yang disimpan silo.
Q3: Apakah ada teknologi baru untuk penyimpanan silo?
A3: Ya, teknologi silo terus meningkat. Insinyur sekarang menggunakan material yang kuat tetapi ringan saat membangun silo besar. Hal ini menghemat biaya dan energi. Silo juga dilengkapi dengan sistem pemantauan untuk memeriksa bagaimana material yang disimpan bekerja secara real time. Beberapa bahkan memiliki kontrol otomatis yang menyesuaikan suhu dan kelembapan secara otomatis. Teknologi baru ini meningkatkan cara kerja silo.
Q4: Berapa lama 100m3 beton disimpan di silo penyimpanan?
A4: Periode penyimpanan optimal untuk material di silo penyimpanan bergantung pada karakteristik material dan sistem ventilasi silo. Misalnya, biji-bijian dapat menjadi busuk setelah beberapa waktu karena pertumbuhan jamur dan bakteri. Material yang lebih kuat seperti semen memiliki periode penyimpanan optimal yang lebih lama karena mereka tidak mudah rusak.