(4949 produk tersedia)
Ada berbagai jenis plasma 3D. Mereka bervariasi dalam komposisi, metode produksi, dan penggunaan.
Gas Jarak
Dalam bidang teknologi plasma 3D, penggunaan berbagai jenis gas kerja, seperti karbon dioksida atau argon, memainkan peran penting. Hal ini karena mereka sangat memengaruhi perilaku dan kualitas plasma 3D. Ketika gas-gas ini digunakan, mereka biasanya ditempatkan di ruangan khusus dengan atmosfer terkontrol di mana mereka dapat digunakan dengan benar. Misalnya, salah satu jenis gas ini, yang dikenal sebagai karbon dioksida, membantu Plasma 3D membuat gambar yang terang di area seperti periklanan atau sains dengan membuat warna lebih kuat. Gas lain, yang disebut argon, membantu membuat warna lebih baik dan proyek berlangsung lebih lama dengan mencegahnya menjadi terlalu panas atau aus dengan cepat. Memahami betapa pentingnya gas-gas ini untuk proses ini dapat membantu orang menggunakannya lebih efektif dalam berbagai situasi.
Plasma Laser Tiga Dimensi
Plasma laser 3D menggabungkan berbagai jenis laser dan gas. Misalnya, laser karbon dioksida menggunakan gas karbon dioksida untuk membuat dayanya. Di sisi lain, Argon Laser menggunakan gas argon dengan berbagai gas lainnya untuk menciptakan energinya. Saat menggunakan laser ini, operator memotong atau mengelas bahan dengan menggerakkan kepala laser di atas permukaan. Ini terjadi di ruang di mana hanya sedikit udara di sekitarnya yang masuk. Yang membuat teknik ini unik adalah mengubah gambar datar menjadi objek tiga dimensi dari satu tempat, menghilangkan kebutuhan akan bagian tambahan. Ini membuatnya lebih mudah dan lebih cepat untuk membuat sesuatu dalam jumlah besar.
Gas Berlistrik
Busur plasma 3D melibatkan penggunaan dua elektroda yang menciptakan energi di antara keduanya. Energi ini membuat area suhu tinggi yang disebut zona plasma atau busur. Busur plasma dapat dibuat dari berbagai bahan, seperti tungsten, seperti pada pengelasan TIG untuk logam. Busur plasma juga dapat berasal dari berbagai jenis sumber energi listrik. Salah satu contohnya adalah menggunakan arus searah (DC) untuk membuat busur yang stabil, sedangkan arus bolak-balik (AC) membuat busur yang berubah. Tidak peduli jenis listrik yang digunakan, semua metode bergantung pada dua elektroda untuk menciptakan plasma. Baik menggunakan tungsten untuk pengelasan TIG atau logam lain, prinsipnya tetap sama: listrik digunakan untuk menciptakan plasma yang dapat mengelas atau memotong bahan.
Plasma 3D Gas Ganda
Plasma 3D gas ganda menggunakan dua gas, helium dan hidrogen, selama pekerjaan mereka. Campuran khusus ini dapat meningkatkan tingkat panas dan meningkatkan kinerja api plasma. Akibatnya, mereka dapat melakukan pekerjaan yang lebih kompleks lebih cepat. Mereka juga dapat memotong bahan yang lebih tebal dengan menggunakan lebih sedikit bahan bakar. Dengan mencampur kedua gas dalam proporsi yang berbeda, seseorang dapat secara efektif mengelola energi dan suhu yang dikeluarkan plasma. Ini akan membantu mengoptimalkan semua jenis operasi.
Spesifikasi untuk plasma 3D biasanya mencakup hal berikut:
Sebagian besar tampilan plasma 3D modern benar-benar bebas perawatan. Pengguna juga harus menghindari kesalahan perawatan biasa yang dapat memperpendek masa pakai perangkat. Satu-satunya hal yang perlu dilakukan pengguna adalah membersihkan layar secara berkala. Ini sama untuk semua jenis tampilan. Membersihkan layar sangat penting karena kotoran akan menumpuk dari waktu ke waktu, memengaruhi kejelasan gambar. Membersihkan layar bermanfaat, dan itu adalah proses yang sederhana asalkan pengguna memiliki alat dan bahan yang tepat. Kain microfiber lembut dan halus, sehingga tidak akan menggores layar. Sedikit air murni atau pembersih layar yang disarankan oleh produsen akan lebih dari cukup untuk melakukan pekerjaan tersebut.
Pemotong plasma 3D dapat digunakan untuk berbagai aplikasi di berbagai industri. Berikut ini beberapa di antaranya.
Fabrikasi Logam dan Konstruksi
Pemotongan plasma 3D banyak digunakan dalam industri fabrikasi logam dan konstruksi. Metode pemotongan ini membuat potongan yang kompleks dengan presisi tinggi pada berbagai bahan seperti baja, aluminium, dan titanium. Ini juga menciptakan komponen struktural, elemen dekoratif, dan fitur arsitektur.
Industri Otomotif dan Dirgantara
Industri otomotif dan dirgantara menggunakan pemotongan plasma 3D untuk membuat suku cadang dengan presisi tinggi. Industri ini memanfaatkan efisiensi teknologi pemotongan ini untuk memproduksi komponen mesin, braket, bagian sasis, dan banyak lagi.
Papan Nama dan Instalasi Seni
Potongan yang tepat dengan pemotong plasma 3D menciptakan papan nama dan instalasi seni yang dibuat khusus. Kebebasan desain yang disediakan oleh pemotong plasma ini memungkinkan seniman dan desainer grafis untuk membuat patung, seni dinding, huruf tiga dimensi, dan banyak lagi.
Industri Maritim
Pemotongan plasma 3D sangat penting untuk industri maritim karena sangat baik untuk bekerja dengan bahan tebal seperti yang digunakan untuk kapal, perahu, dan kapal selam. Teknik ini digunakan untuk membuat pelat lambung, sekat, dan braket pemasangan, antara lain.
Militer dan Pertahanan
Kendaraan lapis baja, pesawat tempur, dan kapal militer dibuat dengan mesin pemotong plasma 3D di industri pertahanan. Mesin ini memotong pelat lapis baja, komponen sasis, dan bagian struktural yang digunakan dalam peralatan pertahanan dengan presisi tinggi.
Manufaktur Perangkat Medis
Perangkat medis seperti implan, instrumen bedah, dan bagian peralatan diagnostik dibuat dengan teknologi pemotongan plasma 3D. Ketepatan teknik pemotongan ini membantu menciptakan geometri yang rumit dan komponen kecil yang diperlukan di bidang medis.
Faktor terpenting dalam memilih plasma 3D adalah mengidentifikasi tujuannya. Orang harus mempertimbangkan apakah mereka ingin menggunakan plasma 3D untuk keperluan industri atau pribadi. Plasma 3D tegangan tinggi cocok untuk aplikasi industri, sedangkan plasma 3D tegangan rendah cocok untuk penggunaan sehari-hari.
Periksa spesifikasi plasma 3D sebelum melakukan pembelian. Spesifikasi ini meliputi tegangan dan daya plasma 3D. Tegangan dan daya yang lebih tinggi akan menghasilkan plasma yang lebih panas dan lebih padat tetapi juga akan membutuhkan energi yang lebih besar dan menimbulkan risiko keselamatan yang lebih besar. Selain itu, periksa kejelasan plasma di bola plasma 3D, karena gas bagian dalam yang bening akan menghasilkan hasil yang lebih baik.
Pemotong plasma dengan teknologi 3D dan fitur yang ditingkatkan akan selalu lebih mahal. Orang harus mempertimbangkan anggaran mereka sebelum memutuskan pemotong plasma 3D. Mengidentifikasi kebutuhan seseorang dapat membuatnya lebih mudah untuk memilih peralatan yang ideal.
Sebelum membeli peralatan, cari testimonial dari pelanggan yang telah membelinya. Ini akan memberikan informasi tentang produk dan kinerja keseluruhannya. Testimonial pelanggan juga akan menyoroti keuntungan dan kerugian dari plasma 3D tertentu.
Pastikan untuk memeriksa masa garansi plasma 3D. Semakin lama masa garansi, semakin besar jaminan kualitas dan keandalan produk.
T1: Bahan apa yang dapat dipotong oleh pemotong plasma 3D?
J1: Pembeli dapat menemukan berbagai pemotong yang dirancang untuk bekerja dengan bahan tertentu. Meskipun demikian, sebagian besar pemotong dapat bekerja dengan berbagai bahan, termasuk baja, aluminium, tembaga, kuningan, dan titanium. Selain itu, bahan organik seperti kayu, plastik, dan karet dapat dipotong dengan pemotong plasma 3D yang digabungkan dengan teknologi lain.
T2: Perangkat Lunak apa yang digunakan untuk pemotongan plasma 3D?
J2: Perangkat lunak CAD (Computer-Aided Design) biasanya digunakan untuk membuat jalur pemotongan untuk pemotong plasma. Dalam hal ini, pemotong plasma akan memotong objek sesuai dengan desain. Ada banyak program CAD yang kompatibel dengan pemotong plasma. Ini termasuk AutoCAD, Adobe Illustrator, CorelDRAW, dan Techno Cut Software, untuk menyebutkan beberapa. Perangkat lunak khusus Plasma lainnya termasuk Fusion dan Inverse CAD.
T3: Apakah pemotong plasma 3D memerlukan gas?
J3: Pemotongan plasma tidak memerlukan gas seperti pemotongan laser. Meskipun pemotongan plasma melibatkan ionisasi udara di sekitar potongan, mungkin perlu menambahkan sedikit oksigen. Meskipun demikian, tidak ada persyaratan gas onboard, tidak seperti pada pemotong laser.
T4: Seberapa tebal baja yang dapat dipotong oleh pemotong plasma 3D?
J4: Pembeli dapat menemukan berbagai pemotong plasma dengan kapasitas yang berbeda. Meskipun demikian, pemotong plasma standar dapat memotong baja dengan ketebalan maksimum hingga 6 inci. Namun, ketebalan ideal akan tergantung pada model pemotong plasma dan peringkat output amperagenya.