(205 produk tersedia)
Mesin Tungku Binchotan Skala Kecil:
Mesin ini dapat memanaskan hingga 1.000 kg kayu untuk menghasilkan arang putih. Mesin ini menggunakan penyebaran api radial untuk pemanasan yang merata. Operator memuat kayu ke dalam drum logam bundar yang dilapisi bahan insulasi. Pintu tungku disegel saat pemanasan dimulai. Setelah 24–48 jam, arang putih siap. Unit kompak ini cocok untuk daerah pedesaan tanpa pasokan listrik.
Mesin Tungku Binchotan Industri:
Mesin skala besar ini menghasilkan 1.000 hingga 200.000 kg per batch. Mesin ini memiliki sistem pemanasan eksternal untuk output yang lebih tinggi. Operator memuat kayu ke dalam tungku bundar besar atau tungku persegi panjang. Sumber panas termasuk gas, listrik, minyak, atau kayu bakar. Sistem kontrol canggih mengatur seluruh siklus karbonisasi. Mesin ini dapat beroperasi selama berbulan-bulan tanpa henti. Mesin industri ini cocok untuk bisnis besar yang membutuhkan pasokan arang Binchotan yang konstan. Mesin ini memangkas biaya produksi dan meningkatkan efisiensi.
Mesin Binchotan Kontinu:
Mesin ini membuat arang Binchotan tanpa henti. Mesin ini memasukkan kayu secara terus menerus saat arang keluar. Karbonisasi terjadi di dalam dengan pemanasan gas atau listrik. Komputer mengontrol seluruh proses. Mesin ini menghasilkan arang Binchotan dalam jumlah besar. Mesin ini bekerja dalam waktu lama tanpa henti. Mesin Binchotan kontinu memenuhi kebutuhan perusahaan yang membutuhkan volume besar.
Berikut adalah beberapa spesifikasi dan persyaratan pemeliharaan mesin pembuat arang Binchotan:
Penting untuk diingat bahwa pemeliharaan dan perawatan rutin sangat penting untuk memastikan kinerja optimal dan memperpanjang masa pakai mesin. Berikut adalah beberapa tips pemeliharaan:
Mesin arang Binchotan dapat diterapkan dalam berbagai skenario industri dan komersial yang membutuhkan produksi arang berkualitas tinggi dari kayu. Berikut adalah beberapa aplikasi penggunaan yang khas.
Bagi pembeli bisnis, mencari mesin yang ideal untuk membuat arang Binchotan untuk diinvestasikan dapat menjadi proses yang menakutkan karena banyaknya pilihan yang tersedia. Untuk mempermudah, berikut adalah panduan sederhana dan komprehensif yang menyoroti beberapa faktor utama yang perlu diingat saat memilih mesin untuk membuat arang Binchotan.
Kapasitas Produksi
Ketika memilih mesin arang Binchotan, faktor pertama dan terpenting yang perlu dipertimbangkan adalah kapasitas produksi mesin. Ini pada dasarnya adalah jumlah arang yang dapat dihasilkan mesin dalam waktu tertentu.
Pembeli bisnis biasanya berfokus pada pembelian mesin yang akan memenuhi permintaan pelanggan. Dengan demikian, pembeli harus memilih mesin dengan kapasitas produksi yang besar. Mesin seperti itu akan dapat menghasilkan lebih banyak arang untuk memenuhi permintaan pelanggan, memastikan kelancaran bisnis tanpa penggantian mesin yang konstan.
Otomatisasi dan Kontrol
Selain kapasitas produksi, faktor penting lain yang harus dipertimbangkan pembeli bisnis saat memilih mesin untuk memproduksi arang Binchotan adalah otomatisasi dan kontrol. Tingkat otomatisasi yang dimiliki mesin menentukan seberapa mudah dan sederhananya proses produksi arang.
Mesin dengan fungsi otomatis dapat melakukan tugas-tugas tertentu tanpa bantuan manual yang konstan. Ini tidak hanya meningkatkan efisiensi tetapi juga meningkatkan konsistensi produk.
Keberagaman Bahan Baku
Pembeli bisnis juga harus mempertimbangkan mesin yang dapat menangani berbagai jenis kayu. Mesin seperti itu memberikan fleksibilitas dalam mendapatkan kayu untuk produksi arang. Mereka juga memungkinkan pembeli untuk beradaptasi dengan perubahan permintaan pasar.
Biaya dan Pengembalian Investasi
Pada akhirnya, ketika memilih mesin pembuat arang Binchotan, hal terpenting yang perlu dipertimbangkan adalah biaya mesin dan pengembalian investasi. Pembelian mesin akan menimbulkan biaya tambahan, seperti instalasi, pengoperasian, pemeliharaan, dan bahkan pelatihan staf.
Untuk memastikan pengembalian investasi yang positif, lebih baik memilih mesin yang hemat energi dan hemat biaya dalam pengoperasiannya.
Q1: Jenis kayu apa yang tidak dapat digunakan untuk arang?
A1: Penggunaan kayu pohon untuk arang membutuhkan pohon kayu keras, seperti hickory, oak, maple, dll. Hindari menggunakan pohon berresin seperti pinus, cedar, atau cemara, karena akan menghasilkan arang yang terbakar dengan tingkat jelaga yang lebih tinggi.
Q2: Berapa rasio kayu terhadap arang?
A2: Secara umum, seseorang dapat memperoleh sekitar 30% arang dari kayu, yang berarti 100 kg kayu akan menghasilkan sekitar 30 kg arang.
Q3: Apa siklus karbon arang?
A3: Arang Binchotan memiliki siklus karbon, dan merupakan bentuk karbon yang dihasilkan selama pirolisis kayu. Ketika kayu dibakar tanpa adanya oksigen, kayu melepaskan zat volatil dan meninggalkan residu padat yang sebagian besar berupa karbon. Residu ini adalah arang. Karbon dalam arang dapat tetap berada dalam bentuk itu selama ribuan tahun jika tidak dibakar.