Model baterai ponsel

(2219 produk tersedia)

Tentang model baterai ponsel

Jenis Model Baterai Ponsel

Model baterai ponsel yang berbeda dibuat karena baterai unik untuk setiap model ponsel. Berikut adalah beberapa jenis baterai ponsel umum yang digunakan pabrikan:

  • Li-ion atau Lithium-ion: Ini adalah salah satu model baterai ponsel yang paling populer. Ini memiliki kepadatan energi yang tinggi dibandingkan dengan jenis baterai lainnya. Selain itu, baterai Li-ion memiliki rasio berat-ke-energi yang lebih rendah. Hal ini menjadikan mereka jenis baterai yang disukai untuk smartphone karena mereka dapat menyimpan banyak daya tanpa membuat ponsel lebih berat. Baterai Li-ion juga memiliki pengosongan sendiri yang rendah. Jadi, mereka kehilangan sedikit daya saat kita menyimpannya. Pabrikan ponsel suka menggunakan model ini karena lambat kehilangan daya saat ponsel tidak digunakan. Ia juga dapat menahan dayanya untuk waktu yang lama saat digunakan. Keunggulan lain dari model baterai ini adalah dapat dibuat lebih kecil dan lebih ringan serta dapat dirancang agar sesuai dengan ruang apa pun.
  • LiPo atau Lithium Polymer: Ini adalah jenis baterai umum lainnya. Ini memiliki kepadatan energi yang lebih rendah dibandingkan dengan model Li-ion. Ini berarti akan menempati lebih banyak ruang di ponsel. Namun, baterai ini hadir dalam berbagai bentuk, yang membuatnya lebih mudah dipasang ke ponsel.
  • NiMH atau Nikel Metal Hidrida: Baterai ini digunakan pada ponsel lama. Ini memiliki tingkat pengosongan sendiri yang lebih tinggi dibandingkan dengan baterai Lithium Polymer dan Lithium-ion. Akibatnya, ia kehilangan dayanya dengan cepat saat ponsel disimpan. Ia juga memiliki kepadatan energi yang lebih rendah dan rasio berat-ke-energi yang lebih tinggi, sehingga kurang ideal untuk digunakan di sebagian besar smartphone modern. Namun, baterai dapat dibuat dalam berbagai bentuk.
  • NiCd atau Nikel Kadmium: Pabrikan tidak menggunakan jenis baterai ini untuk membuat ponsel baru. Ini memiliki efek memori, yang menyebabkannya kehilangan kapasitas pengisian penuhnya jika tidak dikosongkan sepenuhnya terlebih dahulu. Model baterai yang dibuat dengan NiCd juga melepaskan lebih banyak zat beracun saat dibuang dibandingkan dengan jenis baterai lainnya.

Fungsi dan Fitur Model Baterai Ponsel

Berbagai model baterai untuk ponsel ada untuk mengakomodasi berbagai kebutuhan pabrikan ponsel terkait kapasitas, ukuran, teknologi pengisian daya, dan faktor lainnya. Setiap jenis memiliki karakteristik unik dan bekerja secara berbeda.

Berikut adalah beberapa fitur umum baterai ponsel:

  • Kapasitas baterai: Kemampuan model baterai ponsel sel memperkirakan total energi yang dapat ditampungnya. Ini ditentukan dalam miliampere-hour (mAh). mAh yang lebih tinggi berarti masa pakai baterai yang lebih lama dan membutuhkan lebih banyak waktu untuk pengisian penuh, sedangkan mAh yang lebih rendah melakukan sebaliknya.
  • Tegangan: Tingkat tegangan adalah faktor penting dalam menentukan kapasitas dan kinerja baterai. Tegangan bervariasi dari model ke model. Baterai lithium-ion biasanya beroperasi antara 3,0 dan 4,0 volt.
  • Konektor pengisian daya: Sebagian besar baterai ponsel dilengkapi dengan konektor pengisian daya untuk memberi daya padanya. Konektor pengisian daya terhubung ke pengisi daya atau sumber daya untuk mengisi daya baterai ponsel.
  • Konektor pelepasan: Konektor pelepasan adalah tempat energi keluar dari baterai untuk memberi daya pada ponsel saat baterai dilepaskan. Seperti konektor pengisian daya, konektor pelepasan berbeda dari model ke model, tergantung pada jenisnya.
  • Sistem Manajemen Baterai (BMS): Banyak baterai modern dilengkapi dengan teknologi BMS yang dapat memantau keadaan baterai (suhu, tegangan, dan arus), mengontrol pengisian daya dan pelepasan, dan melindungi baterai dari hubungan pendek.

Aplikasi Model Baterai Ponsel

Model baterai ponsel memiliki berbagai skenario aplikasi. Mereka serbaguna dan dapat digunakan dalam berbagai pengaturan. Berikut adalah skenario spesifik di mana baterai ini sangat berguna.

  • Elektronik Konsumen

    Selain ponsel, baterai model lithium sangat penting untuk memberi daya pada berbagai perangkat elektronik konsumen. Mereka menyediakan energi yang dibutuhkan untuk konsol game genggam, speaker portabel, e-reader, dan kamera digital. Mereka juga menjaga mouse dan keyboard komputer nirkabel tetap berfungsi. Kemampuan mereka untuk mengisi daya membuat mereka menjadi pilihan yang disukai banyak konsumen.

  • Perangkat Medis

    Baterai model sangat penting untuk fungsi yang tepat dari banyak perangkat medis. Dari monitor glukosa hingga manset tekanan darah, baterai ini menawarkan sumber daya yang dapat diandalkan. Mereka juga memberi daya pada perangkat yang lebih canggih seperti defibrillator, alat pacu jantung, mesin USG, dan mesin sinar-X portabel, antara lain. Sifat mereka yang dapat diisi ulang membuat mereka menjadi baterai model untuk penggunaan yang lama dalam aplikasi medis.

  • Peralatan Tenaga

    Baterai model dirancang untuk memenuhi kebutuhan daya yang tepat dari penggemar dan kontraktor profesional. Baterai ini menyediakan daya yang dibutuhkan untuk mengoperasikan bor nirkabel, gergaji, kunci pas benturan, dan alat tangan lainnya. Karakteristik pelepasan arus tinggi membuat baterai model mampu menerima sengatan listrik. Ukurannya yang ringkas memudahkan mereka untuk dimasukkan ke dalam berbagai alat tenaga portabel.

  • Perangkat Kontrol Jarak Jauh

    Sifat baterai model yang dapat diisi ulang membuatnya lebih ekonomis untuk aplikasi berbasis model. Ini termasuk mobil, drone, perahu, dan pesawat yang dikendalikan dari jarak jauh. Baterai lithium juga digunakan dalam kompetisi model RC. Beberapa penggemar membuat model RC dengan sistem pengisian daya baterai bawaan untuk waktu lari yang lebih lama.

  • Game dan Hiburan

    Pengontrol game, konsol game portabel, headset VR, remote control untuk TV, dan perangkat streaming mengandalkan baterai model lithium-ion untuk kinerja optimal. Kebutuhan untuk penggantian baterai di tengah game atau sesi hiburan bisa membuat frustrasi. Jadi, gamer dan pecinta hiburan lebih menyukai baterai isi ulang yang dapat bertahan lebih lama.

  • Pencahayaan Portabel

    Baterai model memberi daya pada berbagai solusi pencahayaan portabel seperti senter LED, lentera, dan lampu berkemah. Mereka menyediakan sumber daya yang dapat diandalkan untuk lampu darurat dan lampu kerja isi ulang intensitas tinggi.

Cara Memilih Model Baterai Ponsel

Pembeli grosir harus mempertimbangkan kimia baterai, kapasitas (mAh), arus pengisian daya (A), siklus pengisian daya, tegangan (V), dan fitur keselamatan saat memilih baterai ponsel. Penting juga untuk mengevaluasi kinerja baterai dalam suhu ekstrem dan dampaknya terhadap lingkungan dan daur ulang.

Jenis kimia baterai yang berbeda termasuk lithium polymer (LiPo), lithium-ion (Li-ion), nikel-metal hidrida (NiMH), nikel-kadmium (NiCd), dan baterai alkalin.

  • Baterai LiPo

    lebih kecil dan lebih ringan. Mereka memiliki kepadatan energi yang tinggi, yang berarti mereka dapat menyimpan lebih banyak energi dalam ruang kecil. Ini membantu baterai bertahan lebih lama sebelum perlu diisi ulang. Baterai LiPo mengisi daya lebih cepat daripada LiPo, NiMH, NiCd, dan baterai alkalin, dan ada risiko lebih kecil bagi mereka untuk terlalu panas saat mengisi daya.

  • Li-ion

    memiliki kepadatan energi yang lebih tinggi daripada jenis baterai lama. Mereka juga tidak kehilangan kapasitas penyimpanan sebanyak itu saat disimpan untuk waktu yang lama. Dalam suhu yang sangat dingin atau sangat panas, baterai Li-ion bekerja lebih baik daripada jenis lainnya.

  • NiMH

    memiliki risiko kebocoran yang lebih rendah daripada jenis baterai lainnya. Mereka lebih aman digunakan, dapat terurai secara hayati, dan ramah lingkungan.

  • Baterai NiCd

    lebih baik untuk situasi di mana baterai diisi ulang sebelum benar-benar kosong. Mereka cenderung tidak kehilangan memorinya dan menjadi kurang berguna seiring waktu.

  • Baterai alkalin

    bekerja dengan berbagai jenis perangkat dan tersedia di banyak tempat. Mereka bertahan lama dan menyediakan daya yang andal, tetapi mereka tidak dapat diisi ulang.

Tanya Jawab

T1 Apa yang membuat baterai ponsel bertahan lebih lama?

A1 Untuk membuat baterai ponsel bertahan lebih lama, pengguna harus menghindari paparan suhu yang sangat panas atau dingin, berhenti mengisi daya semalaman saat tingkat pengisian daya mencapai 100%, dan menahan diri untuk tidak mengosongkannya sepenuhnya sebelum mengisi ulang.

T2 Berapa siklus hidup baterai ponsel?

A2 Masa pakai baterai ponsel bergantung pada berbagai faktor, termasuk suhu, pola pengisian daya, dan penggunaan. Umumnya, baterai lithium-ion dapat bertahan hingga 2 hingga 3 tahun, atau 300 hingga 500 siklus pengisian daya.

T3 Mengapa baterai ponsel meledak?

A3 Penanganan baterai yang tidak benar, penggunaan kabel pengisian daya yang berkualitas rendah atau palsu, dan paparan baterai pada suhu yang sangat tinggi dapat menyebabkan baterai mengembang dan akhirnya meledak.

X