Kapal derek 10 ton

(1403 produk tersedia)

Tentang kapal derek 10 ton

Jenis Kapal Derek 10 Ton

Kapal derek adalah jenis kapal yang telah dilengkapi dengan derek atau sejumlah derek di deknya. Kapal derek juga disebut sebagai derek apung. Mereka biasanya digunakan dalam industri pengiriman dan lepas pantai untuk memuat, membongkar, atau menangani beban berat atau barang yang tidak dapat diangkut oleh kapal biasa.

Kapal kargo dengan derek dapat dibagi menjadi kapal khusus yang melakukan jenis-jenis tertentu dari tugas lepas pantai atau maritim. Berinvestasi di salah satunya berarti mengetahui dengan tepat apa tujuan kapal tersebut.

  • Kapal Derek Serbaguna

    Jenis kapal derek ini umumnya memiliki penarik haluan sederhana yang dipasang di katrol (roda yang digunakan untuk mengangkat), yang merupakan ciri khasnya. Ini memungkinkan kapal untuk mengangkat beban atau muatan mulai dari 10 ton hingga 20 ton. Mereka digunakan untuk menangani beban berat atau kargo, memuat, dan tugas lepas pantai seperti memeriksa pipa dan infrastruktur lainnya.

  • Kapal Derek Tiang

    Kapal derek yang telah dilengkapi dengan derek tiang disebut sebagai kapal derek tiang. Derek tiang adalah kolom penyangga tetap yang memiliki mekanisme pengangkat terpasang di atasnya. Derek tiang pada kapal ini dirancang untuk memberikan kapasitas angkat dan fleksibilitas yang lebih besar. Ini adalah fitur khas dari kapal pendukung lepas pantai (OSV) yang digunakan untuk konstruksi air dalam, instalasi bawah laut, dan kegiatan pemeliharaan di industri minyak dan gas.

  • Kapal Derek Angkat Berat

    Jenis kapal derek ini dilengkapi dengan derek besar yang memiliki kapasitas untuk mengangkat beban yang sangat berat, biasanya pada sudut tertentu. Derek angkat berat pada kapal ini biasanya diberi peringkat berdasarkan kemampuan angkat (berat maksimum) dan jangkauannya (jarak dari pusat derek ke beban).

  • Kapal Derek Apung

    Derek tugas berat dipasang pada tongkang di kapal derek apung. Mereka digunakan untuk konstruksi dan perbaikan pelabuhan dan dapat bekerja di bawah air seperti halnya penyelam.

  • Kapal Derek Air Dalam

    Kapal derek air dalam, juga dikenal sebagai derek apung imersi, adalah jenis derek apung unik yang kapasitas operasinya dapat ditingkatkan dengan cara merendam sebagian atau seluruh lambungnya ke dalam air. Ketika kapal terendam, pusat gravitasinya menjadi lebih rendah, meningkatkan stabilitas, yang menghasilkan pengurangan efek gelombang pada operasi derek.

  • Kapal Derek Penggalian

    Sering digunakan untuk penggalian dan operasi pengerukan, kapal derek dengan kemampuan pengerukan juga disebut sebagai kapal derek pengerukan. Kapal ini biasanya dilengkapi dengan peralatan pengerukan seperti draghead dan keranjang clamshell.

Spesifikasi dan Pemeliharaan Kapal Derek 10 Ton

Spesifikasi kapal derek bergantung pada model dan penggunaan yang dimaksudkan. Oleh karena itu, tabel ini menunjukkan beberapa spesifikasi khas kapal derek.

  • Kapasitas: Beban atau kapasitas angkat kapal derek dapat bervariasi tergantung pada tujuan dan desainnya. Misalnya, kapasitas beberapa kapal derek adalah 10 ton.
  • Ukuran: Panjang kapal derek dapat berkisar dari beberapa meter hingga beberapa ratus meter, tergantung pada jenis dan tujuan kapal. Misalnya, beberapa kapal derek berukuran panjang 40 meter.
  • Kecepatan: Beberapa jenis kapal derek memiliki kecepatan maksimum sekitar 10 knot, yang sama dengan 18,5 kilometer per jam.
  • Fungsi: Kapal derek yang berbeda dirancang untuk melakukan jenis tugas tertentu di air. Misalnya, beberapa model kapal derek dirancang untuk pemulihan minyak lepas pantai, sementara yang lain cocok untuk operasi penyelamatan.

Sama seperti mesin lainnya, memelihara kapal derek penting untuk kinerja, umur pakai, dan keselamatannya. Pemeriksaan dan tugas pemeliharaan rutin sangat penting.

  • Inspeksi Harian: Lakukan inspeksi harian pada kapal setelah digunakan. Ini akan membantu mengidentifikasi masalah potensial sebelum menjadi masalah serius.
  • Pelumasan: Pemeriksaan pemeliharaan rutin harus mencakup pelumasan yang sering pada bagian bergerak derek untuk menghindari keausan dan sobek akibat gesekan. Produsen oli derek sering kali merekomendasikan jenis oli tertentu untuk memastikan fungsi derek yang tepat.
  • Pengetatan: Periksa secara teratur semua kelengkapan dan baut pada derek untuk melihat apakah ada kelonggaran. Hal ini karena kelonggaran dapat memengaruhi keselamatan operasional atau stabilitasnya.
  • Penggantian: Jadwal pemeliharaan harus menyertakan penggantian bagian yang rusak atau aus.
  • Pembersihan: Pembersihan kapal derek secara teratur membantu menjaga agar tetap dalam kondisi baik dan memperpanjang masa pakainya. Operator harus membersihkan kotoran, garam, atau puing-puing yang terkumpul.

Skenario Penggunaan Kapal Derek 10 Ton

Kapal derek 10 ton memiliki beberapa aplikasi untuk kegiatan lepas pantai. Beberapa di antaranya termasuk;

  • Mendukung industri energi lepas pantai

    Kapal derek berguna untuk mendukung pembangunan fasilitas energi seperti pembangkit listrik tenaga angin. Derek membawa komponen dari daratan ke titik perakitan di gelombang.

  • Memelihara pipa bawah laut

    Kapal ini juga dapat membantu dalam memperbaiki atau memelihara pipa lepas pantai. Menggunakan kapal derek membantu penyelam dan kendaraan jarak jauh untuk mencapai lokasi tertentu dengan aman. Dalam kasus kebocoran pipa, kapal dapat membawa peralatan yang diperlukan untuk perbaikan cepat.

  • Menyelamatkan bangkai kapal di laut

    Kapal derek lepas pantai sangat berharga untuk menyelamatkan bangkai kapal. Derek memindahkan setiap bagian kapal yang berada di dasar laut ke lambung kapal penyelamat. Kapal derek melakukan ini dengan akurasi, bahkan dalam kondisi laut yang sulit.

  • Melakukan pembongkaran struktur lepas pantai

    Derek juga dapat membantu dalam membongkar rig minyak lama atau pembangkit listrik tenaga angin yang diambil di dekat pantai. Kemampuannya untuk mengangkat benda berat membuatnya ideal untuk pembongkaran dengan solusi yang aman dan efektif.

  • Logistik dan transportasi maritim

    Kapal pengangkut kargo besar terkadang menggunakan derek yang dipasang di kapal untuk memuat atau membongkar. Terutama jika kapal tersebut tidak dapat mendekati pelabuhan. Derek menangani logistik transportasi maritim di daerah yang jauh dari pantai.

  • Membantu dalam operasi penyelamatan di laut

    Operasi penyelamatan adalah skenario lain di mana kapal derek berguna. Mereka dapat membantu kapal yang tenggelam atau dalam kesulitan. Derek dapat mengangkat orang yang dalam bahaya atau membawa pasokan dan peralatan untuk mengelola keadaan darurat.

Cara Memilih Kapal Derek 10 Ton

Memilih kapal derek 10 ton yang tepat membutuhkan analisis menyeluruh tentang penggunaan yang dimaksudkan, kapasitas, fitur, dan kondisi.

  • Tujuan dan Jenis:

    Tentukan fungsi utama kapal derek dan pilih jenis yang sesuai. Misalnya, jika tugas tersebut melibatkan platform minyak lepas pantai atau logistik maritim, kapal derek pelabuhan bergerak lepas pantai mungkin ideal. Sebaliknya, sheerleg apung bisa lebih cocok untuk angkat berat di perairan pedalaman atau pelabuhan.

  • Kapasitas:

    Meskipun fokus utama adalah pada kapal dengan kapasitas angkat 10 ton, penting untuk mempertimbangkan berat maksimum yang dapat ditangani oleh kapal derek. Pastikan hal itu selaras dengan persyaratan spesifik, mempertimbangkan margin keselamatan.

  • Ukuran dan Peralatan:

    Periksa dimensi derek di kapal. Tugas yang berbeda mungkin membutuhkan jenis dan ukuran derek yang berbeda. Selain itu, pertimbangkan peralatan dan kontrol yang mengelola operasi derek. Cari sistem kontrol canggih yang menjamin pengangkatan yang tepat dan aman.

  • Bahan Bakar dan Efisiensi:

    Selidiki jenis bahan bakar yang digunakan kapal derek dan tingkat konsumsinya. Pilih kapal dengan mesin hemat energi untuk meminimalkan biaya operasional dan dampak lingkungan.

  • Beban dan Jangkauan:

    Selain kapasitas derek, pertimbangkan beban keseluruhan kapal dan jangkauan operasinya. Pastikan kapal dapat menangani volume kargo yang diperlukan dan menavigasi jarak yang diperlukan.

  • Kondisi dan Pemeliharaan:

    Jika mempertimbangkan kapal derek bekas, periksalah kondisi dan riwayat pemeliharaannya. Cari tanda-tanda keausan atau kerusakan yang dapat memengaruhi kinerjanya. Kapal yang terpelihara dengan baik lebih mungkin memberikan layanan yang andal.

Kapal Derek 10 Ton FAQ

T1: Apa perbedaan antara derek apung dan derek kapal biasa?

A1: Derek apung dirancang untuk beroperasi di air, menyediakan kemampuan angkat di laut. Sebaliknya, derek kapal biasa dibangun untuk kapal tertentu untuk menangani barang langsung dari laut ke kapal atau sebaliknya.

T2: Apa yang menentukan kapasitas derek kapal?

A2: Kapasitas derek kapal ditentukan oleh faktor-faktor seperti desain dan bahan konstruksi, daya dan kinerja sistem pengangkatan, stabilitas kapal, dan fitur keselamatan dan operasional tambahan.

T3: Apa tren utama dalam teknologi kapal derek?

A3: Pengembangannya meliputi tren menuju otomatisasi dan operasi jarak jauh, integrasi teknologi cerdas yang meningkat untuk pemeliharaan prediktif dan pelacakan kapal, dan kemajuan dalam efisiensi energi dan desain berkelanjutan.

X