Jenis-jenis Router DMVPN
Jaringan pribadi virtual multipoint dinamis (DMVPN) adalah solusi perangkat lunak Cisco yang memungkinkan komunikasi yang aman antara cabang dan internet. Berdasarkan arsitektur VPN multiprotocol label switching (MPLSVPN) Cisco, DMVPN menggabungkan manfaat MPLSVPN dan IPsec.
Router DMVPN umumnya diklasifikasikan menjadi dua jenis:
- Router DMVPN berbasis perangkat keras: Router DMVPN perangkat keras mengacu pada perangkat fisik yang diterapkan pada jaringan untuk menyediakan layanan DMVPN. Ini adalah perangkat keras khusus yang dirancang untuk mengimplementasikan solusi DMVPN. Organisasi biasanya membeli router DMVPN perangkat keras sebagai perangkat mandiri atau sebagai bagian dari router Cisco yang mendukung fungsionalitas DMVPN. Router DMVPN perangkat keras bertanggung jawab untuk mengakhiri koneksi VPN, melakukan enkripsi dan dekripsi data, dan memfasilitasi komunikasi yang aman antar situs. Karena merupakan perangkat fisik, router DMVPN perangkat keras dipasang dan dipelihara di lokasi organisasi atau di lokasi penyedia layanan.
- Router DMVPN berbasis cloud: Router DMVPN berbasis cloud adalah solusi DMVPN virtual atau berbasis perangkat lunak yang diterapkan di cloud. Router ini dapat dijalankan pada infrastruktur cloud atau sebagai layanan yang disediakan oleh penyedia layanan cloud. Router DMVPN berbasis cloud bekerja mirip dengan router berbasis perangkat keras, membuat jaringan pribadi virtual dan memungkinkan komunikasi yang aman antar situs atau titik akhir. Namun, karena diterapkan di cloud, mereka menawarkan keuntungan seperti skalabilitas, fleksibilitas, dan kemudahan pengelolaan.
Fungsi dan Fitur Router DmVPN
Router dengan VPN multipoint dinamis (DMVPN) menggabungkan kemampuan router dan konsentrator VPN untuk membuat infrastruktur komunikasi yang aman dan dinamis. Berikut adalah beberapa fitur router DMVPN;
- Penyelarasan Keamanan Dinamis: Router ini membangun terowongan IPsec yang aman antar router hub dan spoke, memungkinkan komunikasi yang aman antar situs jarak jauh dan koneksi spoke-to-spoke dinamis.
- Skalabilitas: Router ini memungkinkan penambahan lebih banyak situs jarak jauh (spoke) tanpa memerlukan konfigurasi manual yang kompleks pada router hub atau spoke yang ada.
- Kontrol Terpusat: Konfigurasi dan manajemen DMVPN memerlukan penerapan router hub di situs pusat. Router ini berfungsi sebagai titik komunikasi untuk semua router jarak jauh (spoke) yang berpartisipasi dalam VPN. Router hub memfasilitasi pembentukan terowongan awal dan bertindak sebagai titik pusat untuk pembaruan perutean dinamis.
- Fleksibilitas: Fleksibilitas adalah salah satu keuntungan DMVPN karena memungkinkan topologi jaringan yang fleksibel, termasuk konfigurasi full mesh dan spoke-centric. DMVPN memberikan kebebasan kepada organisasi untuk membangun VPN yang memenuhi kebutuhan operasional mereka sekaligus menawarkan solusi hemat biaya untuk menghubungkan situs yang jauh.
- Protokol Perutean Dinamis: DMVPN mungkin menggunakan protokol perutean dinamis untuk secara otomatis mendistribusikan informasi perutean dan menyesuaikan rute berdasarkan perubahan jaringan. Protokol seperti OSPF, IS-IS, dan EIGRP digunakan oleh router Cisco sebagai mitra DMVPN untuk secara dinamis membuat rute.
- Dukungan Multi-Hub: Organisasi dengan banyak pusat data atau kantor pusat dapat memilih topologi multi-hub, yang memberi mereka redundansi dan meningkatkan aksesibilitas.
- Penyeimbangan Beban: Penyeimbangan beban DMVPN melibatkan pendistribusian lalu lintas jaringan di berbagai terowongan atau jalur untuk mengoptimalkan penggunaan sumber daya, meningkatkan kinerja, dan memastikan toleransi kesalahan.
Skenario Penggunaan Router DMVPN
Menurut laporan Fortune Business Insights, pasar global SD-WAN diperkirakan akan mencapai $13,54 miliar pada tahun 2028. Ini merupakan bukti kuat bahwa banyak perusahaan menjadi tertarik pada solusi jaringan seperti DMVPN. Dengan demikian, permintaan untuk router DMVPN akan meningkat, menciptakan peluang bisnis yang baik di pasar.
Permintaan untuk DMVPN meningkat karena solusi ini aman, fleksibel, dan hemat biaya. Fitur-fitur ini membuatnya populer untuk menghubungkan situs jarak jauh. Berikut adalah beberapa kasus penggunaan DMVPN:
- Konektivitas kantor jarak jauh dan cabang: DMVPN dapat menghubungkan banyak kantor jarak jauh atau lokasi cabang ke kantor pusat perusahaan secara efisien. Setiap situs jarak jauh dapat berkomunikasi dengan situs lainnya tanpa mendapatkan sirkuit WAN pribadi.
- Akses jarak jauh: DMVPN dapat menyediakan akses jarak jauh yang aman ke organisasi. Karyawan di lapangan, pekerja jarak jauh, atau yang lainnya dapat terhubung ke jaringan melalui terowongan VPN. Hal itu memungkinkan fleksibilitas dan produktivitas.
- Solusi multi-cloud: DMVPN sangat membantu bagi bisnis yang menggunakan beberapa penyedia layanan cloud. Organisasi dapat menerapkan solusi cloud hibrida dengan menggunakan DMVPN untuk menghubungkan pusat data di lokasi ke lingkungan cloud mereka secara aman.
- Penyederhanaan jaringan: DMVPN membantu menyederhanakan jaringan yang kompleks. Metode tradisional untuk menghubungkan situs jarak jauh memerlukan banyak terowongan statis atau tautan pribadi yang mahal. DMVPN mengurangi kompleksitas jaringan dengan menggunakan terowongan dinamis dan topologi hub-and-spoke.
- Kolaborasi: DMVPN mendukung kolaborasi antar tim, terutama mereka yang tersebar di berbagai lokasi. Organisasi dapat dengan mudah berbagi sumber daya, aplikasi, dan informasi melalui koneksi yang aman.
Cara Memilih Router DMVPN
-
Skalabilitas:
Router yang skalabel dapat mendukung perluasan jaringan. Contohnya termasuk konfigurasi DMVPN dengan topologi hub-and-spoke atau koneksi full-mesh di beberapa VPN. Router yang skalabel juga dapat mendukung penambahan lebih banyak jaringan atau situs jarak jauh sambil mempertahankan kinerja dan keandalan jaringan.
-
Fitur Keamanan:
Router yang aman dapat membantu melindungi data sensitif dan sumber daya jaringan. Contohnya termasuk dukungan untuk teknologi VPN seperti DMVPN, yang menyediakan akses jarak jauh yang aman dan konektivitas antar situs, firewall bawaan dan sistem pencegahan intrusi (IPS), dan dukungan untuk protokol keamanan seperti AES, IPsec, dan SSL/TLS.
-
Kinerja dan Kapasitas:
Kinerja aplikasi mengacu pada kecepatan dan daya tanggap aplikasi yang diakses melalui jaringan. Kemampuan perangkat keras dan perangkat lunak router memengaruhi kinerjanya. Router dengan kapasitas dan kinerja yang memadai dapat mencegah kemacetan jaringan yang menurunkan kinerja aplikasi, memastikan konektivitas yang konsisten, dan mendukung langkah-langkah kualitas (QoS) untuk memprioritaskan aplikasi dan layanan penting.
-
Keandalan dan Stabilitas:
Pemilihan tipologi dapat menjadi penting karena tipologi adalah dasar dari arsitektur jaringan dan menentukan bagaimana data mengalir melalui jaringan. Pertimbangkan DMVPN karena solusi ini menyediakan VPN yang dinamis dan skalabel. DMVPN mendukung terowongan spoke-to-spoke tanpa terowongan IPsec statis yang telah dikonfigurasi sebelumnya.
-
Biaya dan Anggaran:
Biaya dan anggaran harus dipertimbangkan sambil memastikan router dapat secara efektif mendukung kebutuhan bisnis. Penting untuk mengevaluasi total biaya kepemilikan (TCO) router, termasuk biaya yang berkelanjutan seperti biaya lisensi, pemeliharaan, dan dukungan, selain harga pembelian awal. Router dengan biaya awal yang lebih rendah mungkin memiliki biaya jangka panjang yang lebih tinggi, jadi penting untuk mempertimbangkan nilai jangka panjang dan pengembalian investasi (ROI) router saat mengevaluasi biaya. Hal ini akan membantu memastikan nilai terbaik untuk investasi.
Tanya Jawab Router DMVPN
T1: Apa keuntungan menggunakan DMVPN?
J1: DMVPN menyederhanakan pengelolaan konfigurasi VPN dan menyediakan skalabilitas, memungkinkan pembuatan VPN secara dinamis.
T2: Apa perbedaan antara VPN dan DMVPN?
J2: VPN tradisional memerlukan konfigurasi statis dari semua peer VPN dan terowongan. Sebaliknya, DMVPN memungkinkan pembuatan terowongan secara dinamis, yang bergantung pada permintaan.
T3: Apakah DMVPN aman?
J3: DMVPN menggunakan beberapa protokol untuk menjaga keamanan data saat data tersebut mengalir antar situs. Ini termasuk protokol enkripsi untuk memastikan keamanan data.
T4: Apa keuntungan router dengan beberapa koneksi WAN?
J4: Memiliki beberapa koneksi WAN meningkatkan keandalan jaringan. Jika satu koneksi gagal, router dapat menggunakan koneksi lain untuk menjaga agar jaringan tetap berjalan.