All categories
Featured selections
Trade Assurance
Buyer Central
Help Center
Get the app
Become a supplier

Monitor bukti ledakan

(3807 produk tersedia)

Tentang monitor bukti ledakan

Jenis Monitor Anti Ledakan

Monitor anti ledakan sangat penting di lokasi berbahaya karena dapat digunakan di tempat-tempat yang memungkinkan terjadi ledakan akibat penyalaan gas, uap, atau debu yang mudah terbakar. Ada empat jenis utama monitor anti ledakan berdasarkan klasifikasi area tempat mereka akan digunakan:

  • Monitor Anti Ledakan Tipe X:

     Tipe ini digunakan di area yang diberi tanda "X". "X" menunjukkan jenis gas, uap, atau debu yang keberadaannya dapat menyebabkan ledakan. Penting untuk mengetahui jenis "X" yang ada karena hal itu akan menentukan kelas suhu monitor, yaitu tingkat suhu di mana monitor tersebut dapat terbakar. Monitor dengan kelas suhu T1 hingga T6 biasanya digunakan di area yang diberi tanda X1 hingga X6.

  • Monitor Anti Ledakan Tipe I:

     Monitor anti ledakan Tipe I cocok untuk lokasi berbahaya di mana gas atau uap yang mudah terbakar mungkin ada. Area ini diklasifikasikan sebagai Divisi 1, di mana konsentrasi gas yang mudah terbakar dapat ada di bawah kondisi operasi normal. Monitor itu sendiri dirancang untuk menahan paparan lingkungan berbahaya ini dan mencegah terjadinya ledakan.

  • Monitor Anti Ledakan Tipe II:

     Monitor anti ledakan Tipe II digunakan dalam pengaturan industri di mana cairan yang mudah terbakar, uap, atau debu yang mudah terbakar dapat hadir. Area ini ditetapkan sebagai Divisi 2, di mana konsentrasi bahan berbahaya yang mudah terbakar mungkin terjadi hanya di bawah kondisi yang tidak normal. Monitor Tipe II dirancang untuk menahan paparan lingkungan berbahaya ini dan mencegah terjadinya ledakan.

  • Monitor Anti Ledakan Tipe III:

     Monitor anti ledakan Tipe III digunakan dalam pengaturan industri di mana gas yang mudah terbakar, uap, atau bahan serupa dapat hadir. Area ini ditetapkan sebagai Zona 1, di mana atmosfer yang berpotensi meledak kemungkinan terjadi di hadapan bahan-bahan ini selama operasi normal. Monitor Tipe III dirancang untuk menahan paparan lingkungan berbahaya ini dan mencegah terjadinya ledakan.

  • Monitor Anti Ledakan Tipe IV:

     Monitor anti ledakan Tipe IV digunakan dalam pengaturan industri di mana gas yang mudah terbakar, uap, atau bahan serupa dapat hadir. Area ini ditetapkan sebagai Zona 2, di mana atmosfer yang berpotensi meledak kemungkinan terjadi di hadapan bahan-bahan ini hanya di bawah kondisi yang tidak normal. Monitor Tipe IV dirancang untuk menahan paparan lingkungan berbahaya ini dan mencegah terjadinya ledakan.

Fitur dan Fungsi

Monitor anti ledakan memiliki fitur dan fungsi yang berbeda, yang bervariasi berdasarkan industri dan aplikasi. Berikut adalah beberapa fitur monitor yang umum:

  • Resolusi dan Ukuran Layar

    Monitor anti ledakan hadir dalam berbagai ukuran layar, biasanya berkisar dari 15” hingga 55”. Layar cocok untuk aplikasi tampilan di ruang sempit atau area dengan akses terbatas. Monitor anti ledakan beresolusi tinggi mengalokasikan gambar yang tajam dan jernih. Resolusi dapat bervariasi dari 720p, 1080p hingga 4K Ultra HD.

  • Opsi Sentuh dan Non-Sentuh

    Monitor sentuh anti ledakan dapat memiliki opsi layar sentuh atau non-sentuh. Opsi non-sentuh menyediakan cara yang aman dan nyaman bagi pengguna untuk menavigasi dan mengoperasikan monitor. Produsen monitor anti ledakan menawarkan berbagai teknologi sentuh, seperti resistif dan kapasitif. Mereka juga dapat menggunakan kaca atau film pada layar sentuh. Monitor layar kaca sentuh dan tempered mudah digunakan dan dapat digunakan dengan tangan bersarung. Dalam aplikasi industri, layar sentuh lebih nyaman bagi operator untuk mengontrol pengaturan monitor dan memilih opsi.

  • Standar Sertifikasi

    Monitor ini mematuhi standar sertifikasi tertentu berdasarkan standar regional dan persyaratan industri. Standar ini menunjukkan jenis perlindungan dan peringkat kategori ATEX dan IECEx yang dimiliki monitor. Sertifikasi meyakinkan pengguna bahwa monitor dapat beroperasi dengan aman di area berbahaya.

  • Bahan Casing

    Monitor anti ledakan memiliki casing yang tahan lama dan kokoh yang terbuat dari baja tahan karat atau plastik yang diperkuat serat kaca (GFRP). Monitor yang kokoh ini dapat menahan kondisi keras, yang meliputi tekanan tinggi, guncangan, korosi, dan suhu ekstrem. Bahan ini tahan lama dan dapat digunakan di berbagai industri dan aplikasi.

  • Tingkat Laut

    Monitor anti ledakan kelas laut dapat digunakan di kapal dan platform lepas pantai. Monitor memiliki sertifikasi CE dan ECDIS. Ini memenuhi standar maritim dan dapat beroperasi dengan aman di lingkungan kapal dan laut. Selain itu, monitor memiliki peringkat IP66 atau lebih tinggi untuk ketahanan terhadap air dan masuknya garam.

  • Dudukan VESA

    Monitor anti ledakan memiliki dudukan VESA untuk kemudahan pemasangan. Mereka dapat dipasang ke dinding, braket, atau lengan. Pemasangan monitor menghemat ruang dan memberikan fleksibilitas. Ini juga memungkinkan monitor untuk diposisikan pada sudut pandang optimal.

  • Tingkat Kecerahan

    Monitor anti ledakan dapat memiliki berbagai tingkat kecerahan. Monitor bercahaya tinggi ideal untuk aplikasi di area dengan cahaya sekitar atau sinar matahari yang intens. Monitor menawarkan gambar yang jernih dan tajam untuk penggunaan di dalam dan luar ruangan.

  • Peringkat IP

    Monitor anti ledakan memiliki peringkat Perlindungan Masuk (IP). Peringkat IP menunjukkan tingkat perlindungan terhadap debu dan kelembapan. Mereka menunjukkan kesesuaian monitor untuk digunakan di lingkungan yang keras atau kotor. Monitor dengan peringkat IP65 hingga IP68 dapat menahan paparan air dan debu.

Aplikasi Monitor Anti Ledakan

Monitor anti ledakan melayani fungsi penting di berbagai industri, termasuk minyak dan gas, kimia, maritim, pertambangan, dan farmasi. Industri yang harus berurusan dengan zat yang mudah terbakar harus menggunakan monitor anti ledakan dalam operasinya. Berikut adalah beberapa aplikasi monitor anti ledakan:

  • Maritim: Industri maritim menggunakan monitor anti ledakan untuk mengawasi lokasi dan peralatan sensitif di area berisiko tinggi, termasuk platform pengeboran lepas pantai, pembuatan kapal, dan pelabuhan. Monitor dapat mengamankan aktivitas industri dengan mencegah kecelakaan dan memastikan kepatuhan terhadap protokol keselamatan dengan memfasilitasi pengawasan dan pemantauan yang efektif.
  • Pertambangan: Industri pertambangan menggunakan monitor anti ledakan pertambangan untuk mencegah dan melindungi dari ledakan yang disebabkan oleh gas yang mudah terbakar atau debu di lokasi pertambangan. Lingkungan pertambangan yang berbahaya mendapat manfaat dari pemantauan parameter vital secara real-time yang disediakan oleh monitor anti ledakan. Karena tahan lama dan mudah beradaptasi, monitor anti ledakan membantu menjaga operasi pertambangan tetap aman dan efektif di bawah kondisi berbahaya.
  • Farmasi: Perusahaan farmasi menggunakan peralatan anti ledakan di area di mana ada risiko ledakan karena adanya pelarut yang mudah terbakar, bahan kimia berbahaya, atau debu. Monitor anti ledakan membantu pengawasan dan pemantauan di area sensitif, sehingga mencegah kecelakaan dan memastikan kepatuhan terhadap peraturan keselamatan di industri farmasi. Dengan cara itu, fasilitas dapat mempertahankan operasi yang aman dan kepatuhan dalam lingkungan anti ledakan.
  • Minyak dan gas: Industri minyak dan gas memanfaatkan monitor anti ledakan untuk mempertahankan pengawasan dan pemantauan fasilitas dan lokasi vital di industri, termasuk platform lepas pantai, kilang, dan lokasi pengeboran. Monitor anti ledakan ini dapat mendeteksi parameter vital dengan aman dan efektif di area berbahaya, sehingga mencegah kecelakaan dan memastikan kepatuhan terhadap peraturan keselamatan.
  • Kimia: Industri kimia menggunakan monitor anti ledakan untuk mengawasi dan melacak peralatan dan lokasi vital yang berisiko di industri, termasuk tangki penyimpanan, reaktor, dan unit pengolahan. Monitor dapat membantu mencegah kecelakaan dan memastikan kepatuhan terhadap peraturan keselamatan dengan memfasilitasi deteksi kondisi berbahaya yang efektif di atmosfer yang mudah meledak.

Cara Memilih Monitor Anti Ledakan

  • Aplikasi:

    Seseorang harus terlebih dahulu mengidentifikasi di mana dan bagaimana monitor anti ledakan akan digunakan. Berbagai industri membutuhkan peralatan anti ledakan karena kondisi berbahaya yang berbeda dan relevan. Misalnya, monitor anti ledakan untuk industri minyak bumi dan gas harus mampu menahan kondisi di mana bensin, minyak, dan gas dengan percikan suhu tinggi ada."

  • Standar Anti Ledakan

    >Organisasi yang bertanggung jawab atas pengaturan dan standardisasi peralatan industri dan anti ledakan telah membuat standar anti ledakan. Selalu disarankan untuk mengkonfirmasi apa standar lokal sebelum membeli monitor anti ledakan. Juga, ingat bahwa penunjukan anti ledakan tidak berarti bahwa monitor dapat digunakan di setiap lokasi berbahaya. Sertifikasi harus ditentukan untuk lokasi di mana monitor akan digunakan.

  • Lingkungan

    Monitor anti ledakan sebagian besar digunakan di lingkungan yang tidak aman. Monitor yang dimaksudkan untuk digunakan di lokasi basah akan berbeda desainnya dari monitor yang diminta untuk lokasi kering. Oleh karena itu, menilai lingkungan tempat monitor akan ditempatkan sangat penting. Monitor anti ledakan juga diklasifikasikan berdasarkan kondisi lingkungan. Monitor yang dibuat untuk digunakan di lokasi yang berpotensi berbahaya memiliki peringkat IP dan fitur lain untuk melindunginya dari paparan bahan berbahaya, kelembapan, dan suhu ekstrem.

  • Bahan Casing Anti Ledakan

    Monitor anti ledakan tidak dapat dibuat dari bahan apa pun. Di area dengan suhu tinggi, monitor yang dibuat dengan bahan anti ledakan tertentu adalah wajib. Bahan-bahan ini termasuk paduan aluminium dan baja tahan karat, di antara yang lain. Monitor anti ledakan yang dibuat dengan bahan yang lebih tahan lama akan lebih cocok untuk lokasi dengan dampak tinggi atau paparan kimia.

  • Ukuran Layar, Resolusi, dan Teknologi Sentuh

    Ukuran layar dan resolusi bervariasi. Ini penting karena mungkin berbeda berdasarkan aplikasi. Aplikasi pemantauan yang membutuhkan resolusi tinggi akan membutuhkan monitor dengan kemampuan yang sesuai. Pengguna dapat memilih antara layar sentuh kapasitif atau resistif. Namun, layar sentuh anti ledakan menahan setidaknya beberapa tingkat gangguan dari kondisi luar, seperti sarung tangan, air, atau debu.

  • Sumber Daya

    Monitor anti ledakan dapat didukung oleh berbagai sumber. Seseorang dapat menemukan monitor AC Anti Ledakan yang beroperasi pada tegangan AC standar (misalnya, 120V atau 230V), biasanya digunakan dalam pengaturan kantor atau industri. Ada juga monitor AC dan DC yang menerima tegangan AC dan DC, yang memungkinkan fleksibilitas yang lebih besar dalam sumber daya. Ini sering digunakan dalam instalasi tetap. Monitor DC Anti Ledakan beroperasi pada daya DC tegangan rendah (misalnya, 12V, 24V) dengan lebih aman dan sering digunakan dalam aplikasi bertenaga baterai atau tegangan rendah. Ketiga ini hanyalah beberapa opsi yang tersedia. Pertimbangan yang cermat untuk sumber daya yang tersedia di area tempat monitor anti ledakan akan ditempatkan penting.

Tanya Jawab Monitor Anti Ledakan

T1. Apa tujuan monitor anti ledakan?

A1. Monitor anti ledakan diproduksi khusus untuk lokasi berbahaya untuk mencegah ledakan atau percikan. Monitor ini memiliki casing yang kokoh yang terbuat dari baja atau besi yang dapat menahan benturan, debu, dan puing-puing. Selain itu, mereka memiliki komponen yang disegel dan saluran dan perlengkapan anti ledakan.

T2. Industri apa yang menggunakan monitor anti ledakan?

A2. Industri yang berurusan dengan zat yang sangat mudah terbakar atau meledak menggunakan monitor anti ledakan. Industri tersebut meliputi petrokimia, pulp dan kertas, pembuatan bahan peledak, pertambangan, dan farmasi. Penggunaan lain dari monitor anti ledakan adalah untuk industri pengolahan makanan, penanganan biji-bijian, kimia pertanian, dan pengolahan limbah.

T3. Apa jenis monitor anti ledakan?

A3. Ada beberapa jenis monitor anti ledakan yang tersedia, termasuk monitor LCD dan monitor sentuh anti ledakan. Monitor anti ledakan LCD menawarkan kejelasan bahkan dalam kondisi terang atau redup. Mereka tahan lama, dengan banyak opsi resolusi untuk gambar yang tajam dan antarmuka multifungsi. Namun, monitor LCD tidak cocok untuk area dengan suhu tinggi. Monitor sentuh memiliki sensor sentuh yang kuat untuk operasi yang mudah dan nyaman. Mereka mudah digunakan bahkan selama situasi kritis. Jenis monitor anti ledakan juga termasuk CCTV dan monitor anti ledakan jarak jauh. Mereka menyediakan rekaman real-time bagi pemirsa untuk melihat. Monitor CCTV kompak dan dapat masuk ke ruang sempit. Mereka juga memiliki casing tahan cuaca. Monitor jarak jauh memiliki casing anti ledakan dan menampilkan informasi penting. Mereka untuk lokasi yang sulit diakses.

T4. Apa fitur utama monitor anti ledakan?

A4. Berbagai monitor anti ledakan memiliki fitur yang berbeda. Namun, fitur yang dijamin adalah resolusi, ukuran layar, dan kecerahan. Resolusi dapat berupa 720p, 1080p, atau lebih tinggi untuk monitor periferal anti ledakan. Resolusi yang lebih tinggi memberikan gambar atau video yang lebih tajam dan lebih jernih. Ukuran layar dapat berkisar antara 7 inci hingga lebih dari 50 inci. Monitor yang lebih besar memungkinkan banyak pemirsa untuk melihat monitor dari jarak jauh. Selain itu, monitor memiliki kecerahan tinggi untuk menjamin visibilitas di lingkungan berbahaya atau terang.

T5. Cara memelihara monitor anti ledakan?

A5. Membersihkan monitor secara teratur sangatlah mendasar. Gunakan kain lembut dan bersih untuk membersihkan debu atau noda. Selain itu, periksa dan kencangkan sambungan listrik secara berkala untuk memastikan bahwa sambungan tersebut aman dan andal. Selanjutnya, ganti suku cadang atau segel yang rusak untuk menjaga integritas anti ledakan. Selalu pastikan bahwa teknisi yang berkualifikasi mengevaluasi monitor secara rutin untuk memeriksa kinerja dan standar kepatuhan.