(26 produk tersedia)
Bubuk gipsum terbentuk setelah pemanasan batuan gipsum. Muncul sebagai bubuk putih halus dan mengeras saat dicampur dengan air. Jenis bubuk gipsum dibedakan berdasarkan warnanya, yang ditentukan oleh proses pembentukan dan penambangannya.
Bubuk gipsum putih
Gipsum alami terdiri dari kalsium sulfat dihidrat, CaSO4·2H2O. Kristalnya terbentuk melalui penguapan air laut selama jutaan tahun. Gipsum putih melimpah dan dapat ditambang dari bawah permukaan bumi atau dari laut.
Bubuk gipsum hitam
Gipsum hitam mengandung jejak sisa batubara, yang dikenal sebagai fly ash. Fly ash diproduksi dari pembakaran batubara di pembangkit listrik. Terkadang, pembangkit listrik batubara akan menggunakan gipsum hitam sebagai kondisioner tanah. Meskipun disebut kondisioner tanah, gipsum hitam tidak direkomendasikan untuk keperluan konstruksi.
Bubuk gipsum subur
Bubuk gipsum subur juga disebut plester tanah. Diproduksi selama proses pengeringan kelembapan berlebih di pertanian dan fasilitas peternakan. Disebut subur karena dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas tanah.
Bubuk gipsum merah
Gipsum merah berasal dari oksida besi, yang diproduksi saat baja diproduksi. Gipsum merah biasanya dibuang di tempat pembuangan sampah.
Bubuk gipsum cokelat
Gipsum cokelat mirip dengan gipsum merah. Memiliki oksida besi. Karena warnanya, beberapa orang mungkin mengacaukan gipsum cokelat dengan gipsum alami.
Bubuk gipsum biru
Gipsum biru mendapatkan warnanya dari kobalt. Kobalt adalah unsur kimia logam yang terdapat secara alami di kerak bumi. Gipsum biru langka; beberapa orang berspekulasi bahwa itu sangat indah.
Beberapa spesifikasi kunci dan persyaratan pemeliharaan untuk bubuk gipsum adalah sebagai berikut:
Kemasan dan Penyimpanan
Karena kualitas bubuk gipsum mudah dipengaruhi oleh lingkungan eksternal, pelanggan harus menyimpannya dengan benar. Pertama, pembeli harus memasukkan bubuk ke dalam wadah tertutup yang baik. Selain itu, mereka juga harus memastikan bahwa wadah tertutup rapat tanpa kebocoran. Terlebih lagi, mereka juga harus menyimpannya dalam kondisi baik. Misalnya, menjauhkannya dari lingkungan lembap atau bersuhu tinggi. Ini dapat secara efektif menghindari penggumpalan atau degradasi produk yang disebabkan oleh kelembapan.
Pemisahan dan Pencampuran
Bubuk gipsum dapat mengalami fenomena pengendapan dalam jangka waktu lama, yang dapat menyebabkan ukuran partikel tidak merata. Oleh karena itu, sebelum menggunakannya, pelanggan harus mencampur bubuk untuk mencapai distribusi ukuran partikel yang merata. Selain itu, saat mencampur, pembeli harus menghindari penggunaan peralatan atau alat yang dapat menyebabkan polusi atau kerusakan kualitas produk. Selain itu, pelanggan juga harus menggunakan mixer yang cocok untuk karakteristik bubuk untuk memastikan efek pencampuran yang merata, yang juga dapat menghindari perbedaan kualitas antar produk.
Pembersihan Alat
Bubuk gipsum mudah mengeras. Pembeli harus membersihkan alat yang digunakan dalam proses tepat waktu setelah digunakan. Ini dapat menghindari penumpukan residu. Selain itu, ini memastikan kualitas produk. Selain itu, mereka harus mencuci alat dan peralatan dengan air bersih dan bahan pembersih yang sesuai. Pelanggan juga harus mengeringkan dan menyimpannya dengan benar setelah dibersihkan, yang dapat mencegah kontaminasi dan kelembapan.
Inspeksi Kualitas
Sebelum menggunakan bubuk gipsum, pembeli harus memeriksa penampilan dan baunya. Misalnya, memeriksa apakah itu menggumpal atau tidak, memeriksa kekuningan bubuk, dll. Jika pelanggan menemukan masalah kualitas selama proses, mereka harus membuangnya sesuai dengan peraturan yang relevan dan mengambil tindakan perbaikan yang sesuai. Selain itu, pembeli bisnis juga dapat menetapkan prosedur inspeksi pengambilan sampel untuk produk yang dibeli dalam jumlah besar untuk memastikan bahwa kualitas produk memenuhi persyaratan.
Adaptasi luar biasa dari bubuk gipsum telah menjadikannya produk penting di banyak sektor.
Permintaan bubuk gipsum meningkat di industri konstruksi terutama karena aplikasinya yang beragam. Bubuk gipsum berasal dari batuan gipsum mentah yang diekstraksi dari tambang dan digunakan dalam produksi drywall dan plester. Saat membeli atau mencari sumber bubuk gipsum untuk dijual, pembeli harus mempertimbangkan hal-hal berikut:
T1: Apa tujuan bubuk gipsum di Qatar?
J1: Tujuan utama bubuk gipsum di Qatar adalah untuk berfungsi sebagai plester yang akan digunakan dalam pencetakan dan pengecoran elemen arsitektur, kolom, dan kubah. Dikenal karena bobotnya yang ringan, ketahanannya, dan kemampuannya untuk menciptakan desain yang rumit. Penggunaan lain dari bubuk gipsum adalah untuk produksi semen. Ini digunakan sebagai pengatur pengaturan yang membantu mengontrol waktu pengikatan semen. Ini memungkinkan pekerja konstruksi untuk memiliki waktu yang cukup untuk mencampur, menuangkan, dan bekerja dengan semen sebelum mengeras. Terakhir, bubuk gipsum dapat digunakan sebagai kondisioner tanah karena meningkatkan struktur tanah, drainase, dan aerasi.
T2: Apa saja masalah yang terkait dengan bubuk gipsum?
J2: Masalah yang terkait dengan bubuk gipsum mungkin termasuk keberadaan pengotor dalam deposit, seperti bahan organik yang mungkin tetap ada setelah dekomposisi kehidupan laut, sehingga mempengaruhi kualitas.
T3: Mengapa Qatar mengimpor gipsum?
J3: Qatar mengimpor gipsum terutama untuk kegiatan konstruksi, termasuk produksi semen dan plester.
T4: Dari mana Qatar mendapatkan gipsumnya?
J4: Beberapa pemasok utama bubuk gipsum ke Qatar adalah Oman, UEA, dan Arab Saudi. Qatar mengimpor sebagian besar mineral industri, termasuk gipsum, dari ketiga negara ini.