Derek angkat berat

(43663 produk tersedia)

Tentang derek angkat berat

Jenis-jenis Crane Berat

Crane berat adalah mesin pengangkat kelas industri yang dirancang untuk mengangkat beban berat dan berukuran besar yang tidak dapat ditangani oleh crane biasa. Crane ini menggunakan berbagai mekanisme dan konfigurasi untuk memberikan stabilitas dan kendali saat menangani beban yang berat. Berikut ini adalah beberapa jenis crane berat.

  • Crane truk hidrolik

    Crane berat truk hidrolik menggabungkan sasis truk yang kuat dengan lengan hidrolik dan sistem untuk menciptakan solusi pengangkat yang serbaguna dan portabel. Mesin ini menggunakan tenaga hidrolik yang dihasilkan oleh mesin truk untuk mengontrol pergerakan dan pengangkatan beban berat melalui lengan yang dapat diperpanjang dan ditarik. Crane ini dirancang untuk menampung beban besar dan memberikan kapasitas angkat yang luar biasa. Mobilitasnya menjadikannya pilihan ideal untuk proyek yang membutuhkan relokasi peralatan pengangkat yang sering.

  • Crane crawler

    Crane berat crawler adalah crane mobile yang dipasang pada sistem track yang dirancang untuk bergerak di medan yang kasar. Crane ini terdiri dari superstruktur yang berputar, crane tarik, dan hoist yang dipasang pada serangkaian girder bertrack yang dikenal sebagai crawler. Bagian-bagian mesin berat yang dapat bergerak ini memberikan stabilitas dan mobilitas untuk mengangkat beban berat di medan yang tidak rata, menjadikannya cocok untuk proyek konstruksi berat, pengembangan infrastruktur, dan perakitan serta pemeliharaan rig minyak.

  • Crane teleskopik

    Crane teleskopik memiliki beberapa bagian tubular yang dapat diperpanjang hingga panjang yang bervariasi. Crane jenis ini menggunakan sistem katrol untuk memungkinkan beban diangkat lurus ke atas atau dijangkau secara horizontal, menjadikannya ideal untuk mengakses beban di ruang terbatas dan di ketinggian yang tinggi. Crane teleskopik dapat dipasang pada truk untuk memudahkan transportasi atau diatur sendiri dalam kasus crane teleskopik mobile. Sementara kedua jenis crane menawarkan fleksibilitas dan kapasitas tinggi, crane teleskopik mobile lebih cocok untuk medan yang kasar.

  • Crane medan kasar

    Crane berat medan kasar adalah crane mobile yang dirancang untuk kondisi off-road dan medan yang tidak rata. Crane jenis ini ditandai dengan ban karetnya yang besar dan penggerak empat roda, yang memberikan manuver dan stabilitas yang luar biasa. Crane ini sering digunakan dalam konstruksi berat, pengembangan infrastruktur, dan aplikasi sektor energi seperti perakitan turbin angin atau pemeliharaan pembangkit listrik.

  • Crane menara

    Crane berat menara adalah mesin pengangkat kelas industri yang tetap atau mobile yang terdiri dari menara vertikal, jib horizontal, penyeimbang, dan mekanisme rotasi. Crane menara populer di industri konstruksi karena kemampuannya untuk mengangkat dan menempatkan material super berat di ketinggian yang tinggi. Crane ini memberikan rasio berat-ke-tinggi yang luar biasa untuk stabilitas dan presisi. Crane menara biasa dan self-climbing dapat dipindahkan sesuai dengan kebutuhan proyek.

  • Crane apung

    Crane berat apung, atau crane kapal, adalah mesin pengangkat mobile besar yang digunakan untuk menangani beban berat dan berukuran besar di lingkungan maritim. Crane apung berat dipasang pada platform atau kapal apung dan dilengkapi dengan mesin pengangkat yang kuat dan serangkaian lengan hidrolik. Crane ini mampu mengangkat beban berat dari dasar laut atau dermaga ke kapal dan sebaliknya. Crane apung berat cocok untuk industri minyak dan gas lepas pantai, pembuatan kapal, konstruksi, dan proyek pembongkaran.

  • Crane unicall

    Crane berat unicall adalah sistem mesin pengangkat kelas industri yang menyerupai lift jin. Crane ini menggunakan lengan teleskopik yang dapat diangkat untuk mengangkat beban berat ke berbagai ketinggian dan menjangkau untuk mengakses beban di area yang sulit dijangkau. Crane unicall dipasang pada kendaraan dan dapat digunakan untuk mengangkat beban berat dalam aplikasi konstruksi, pemeliharaan, dan tanggap darurat.

Spesifikasi dan Pemeliharaan

Spesifikasi crane berat berbeda berdasarkan jenis crane yang digunakan. Berikut ini adalah beberapa spesifikasi umum dengan deskripsinya.

  • Kapasitas Beban Maksimum: Ini adalah berat maksimum yang dapat diangkat oleh crane dengan aman. Untuk crane berat, kapasitas ini biasanya sangat tinggi, sering kali melebihi 100 ton. Beberapa crane bahkan dapat menangani berat yang sangat berat, seperti 5.000 ton.
  • Panjang Boom/Jib Maksimum: Crane berat dengan panjang boom/jib yang panjang dapat menjangkau jauh secara horizontal. Crane ini juga dapat mengangkat tinggi. Panjang boom/jib maksimum untuk crane berat berkisar antara 60 m hingga 100 m, tergantung pada jenis crane.
  • Rotasi: Statistik ini menunjukkan apakah crane dapat memutar platform pengangkatnya. Crane yang dapat berputar memiliki gerakan yang fleksibel dan kontrol yang tepat atas posisi beban. Crane seperti itu memiliki menara yang dapat diputar atau komponen setara yang memungkinkan rotasi horizontal.
  • Sumber Daya: Ini mengacu pada cara crane mendapatkan tenaga atau sistem operasinya. Ini bisa berupa crane berat mobile yang ditenagai oleh mesin diesel atau sistem hidrolik. Atau, ini bisa berupa crane menara yang bergantung pada sumber listrik eksternal dan sistem jaringan.
  • Ketinggian Operasi: Ini menunjukkan kemampuan kerja ketinggian maksimum crane. Ini menunjukkan bagaimana crane dapat diangkat. Ketinggian ini tergantung pada kebutuhan konstruksi dan jenis crane. Ketinggian operasi crane berat dapat berkisar dari 20 m hingga lebih dari 150 m.

Selain spesifikasi, pemeliharaan crane berat yang tepat diperlukan untuk keselamatan dan keunggulan operasional. Ini memastikan keandalan crane dan memperpanjang masa pakainya. Berikut ini adalah beberapa tips pemeliharaan:

  • Inspeksi Reguler: Tetapkan jadwal pemeliharaan. Ini membantu operator memantau crane secara saksama. Mereka dapat melihat bagian-bagian crane seperti komponen struktural, boom, dan mekanisme pengangkat. Operator dapat dengan cepat mendeteksi keausan, kerusakan, atau kebocoran di bagian-bagian crane ini. Menetapkan jadwal pemeliharaan memungkinkan perbaikan tepat waktu. Ini membantu mencegah potensi kerusakan dan bahaya keselamatan.
  • Pelumasan: Pelumasan teratur pada bagian yang bergerak membantu mengurangi gesekan dan meningkatkan gerakan yang lancar. Ini membantu mengurangi keausan komponen crane, yang memperpanjang masa pakainya.
  • Pelatihan Operator: Operator crane berat harus sangat familier dengan kontrol dan fitur crane. Keakraban mereka akan meningkatkan penggunaan crane yang tepat dan efektif. Selain itu, peserta pelatihan akan memiliki pemahaman mendalam tentang praktik terbaik untuk keselamatan dan pemeliharaan. Ini akan mendorong pencegahan kecelakaan dan meminimalkan keausan yang disebabkan oleh penanganan yang tidak tepat.

Skenario Crane Berat

Industri konstruksi bergantung pada crane berat untuk membuat konstruksi lebih mudah. Kami sebagian besar menggunakan crane mobile seperti crane medan kasar, crane all-terrain, dan crane apung lepas pantai karena fleksibilitas mereka dalam mengangkat benda-benda besar dan kemudahan akses di area terpencil. Crane mobile lainnya juga bekerja dengan baik di industri konstruksi.

Kami juga menggunakan crane berat di industri manufaktur selama perakitan. Crane menara lazim di industri manufaktur, terutama di galangan kapal. Crane ini mengangkat dan memindahkan komponen berat, seperti struktur baja, turbin, generator, dan bagian perakitan besar, dengan presisi dan kemudahan. Crane ini dapat menangani berat lebih dari seribu ton. Ini termasuk crane menara raksasa dengan ketinggian dan kapasitas yang lebih besar.

Crane berat juga memainkan peran penting dalam logistik dan penanganan material. Crane ini dengan aman memuat dan membongkar kontainer dari kapal, truk, dan kereta api. Crane ini juga mengangkut mesin berat, peralatan, dan beban yang berukuran besar di dalam pelabuhan, terminal, gudang, dan lokasi konstruksi. Selain dari lokasi logistik, orang juga dapat menemukan crane berat yang digunakan di industri pertambangan, khususnya di tambang terbuka, untuk ekstraksi dan transportasi bijih berat, peralatan, dan mesin.

Industri kedirgantaraan bergantung pada crane berat untuk mengangkut komponen pesawat terbang, seperti badan pesawat, sayap, dan sub-rakitan berat, selama pembuatan pesawat terbang komersial dan militer. Crane hidrolik dan gantry adalah jenis yang paling umum digunakan dalam industri ini.

Di sektor energi, kami menggunakan crane berat untuk fasilitas minyak dan gas lepas pantai, pembangkit listrik, dan proyek energi terbarukan. Crane berat membantu dalam pemasangan turbin, generator, reaktor berat, dan platform lepas pantai, serta pemeliharaan dan perbaikan peralatan.

Crane berat juga membantu selama keadaan darurat dan operasi bantuan bencana. Crane ini membantu tim penyelamat untuk memindahkan puing-puing, membalikkan kendaraan berat, dan membersihkan penyumbatan selama bencana alam seperti gempa bumi, badai, dan tanah longsor. Crane ini juga membantu dalam mendirikan tempat penampungan sementara dan infrastruktur.

Cara Memilih Crane Berat

Saat membeli crane tugas berat, ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan:

  • Kapasitas dan Jangkauan:

    Kapasitas dan jangkauan adalah aspek terpenting dari crane industri. Kapasitas angkat crane harus cukup untuk mengangkat benda terberat. Seseorang juga harus mempertimbangkan jangkauan crane, yang secara langsung terkait dengan panjang boom-nya. Jangkauannya harus cukup untuk mengakses lokasi terjauh yang perlu diakses untuk mengangkat benda berat.

  • Lingkungan Kerja:

    Lingkungan kerja tempat crane akan digunakan juga memainkan peran penting dalam memilih crane yang tepat. Harap pertimbangkan apakah crane akan digunakan di ruang terbuka atau ruang tertutup. Jika crane akan digunakan di ruang terbuka, maka memilih menara atau crane all-terrain akan menjadi pilihan yang baik. Jika crane akan digunakan di ruang tertutup, maka mungkin crane gantry, crane overhead, atau crane jembatan akan ideal.

  • Mobilitas:

    Pekerjaan crane tugas berat mungkin mengharuskannya untuk tetap diam atau bergerak dari satu tempat ke tempat lain. Jika crane akan menjadi crane yang tetap, maka crane ini akan dipasang pada fondasi yang kokoh untuk memungkinkan crane ini melakukan pekerjaannya. Crane mobile dipilih ketika crane perlu dipindahkan dari satu tempat ke tempat lain. Jika gerakannya akan berada di tanah, maka crane medan kasar atau crane menara akan cocok. Untuk bergerak melalui udara, crane udara harus dipilih.

  • Sistem Kontrol:

    Dalam crane berat, sistem kontrol memainkan peran penting dalam mengangkat benda berat dengan aman. Sistem kontrol membantu mengoperasikan crane dari tanah atau kabin. Seseorang harus memilih crane di mana sistem kontrol mudah dibaca dan dioperasikan sehingga benda terberat dapat diangkat dengan mudah dan aman.

  • Fitur Keselamatan:

    Penting untuk memilih crane tugas berat yang memiliki fitur keselamatan yang diperlukan, seperti peralatan lainnya. Pembatas beban, tombol berhenti darurat, sistem anti-tabrakan, dan kunci keselamatan penting untuk mencegah insiden yang dapat membahayakan keselamatan pekerja di dalam dan di sekitar lokasi di mana crane bekerja.

Tanya Jawab Crane Berat

T1: Bagaimana cara kerja crane berat?

A1: Crane berat memiliki beberapa komponen penting yang memungkinkannya untuk mengangkat beban berat. Komponen ini meliputi alas, yang menawarkan stabilitas yang diperlukan untuk mendukung dan menyeimbangkan berat beban yang diangkat. Kabin adalah komponen penting lainnya dan dikendalikan dari jarak jauh dan menampung kontrol untuk mengoperasikan crane. Boom adalah lengan crane yang mengangkat dan memindahkan beban dan dapat disesuaikan dan diperpanjang dalam berbagai konfigurasi tergantung pada jenis crane. Terakhir, ada lampiran crane berat, seperti sling dan kait, yang digunakan untuk mengamankan dan mengangkat beban.

T2: Bagaimana cara memilih crane berat?

A2: Memilih crane yang tepat untuk proyek tergantung pada beberapa faktor. Crane memiliki kapasitas berat yang berbeda, jadi penting untuk mengetahui berat benda terberat yang akan diangkat. Penting juga untuk memahami tinggi angkat dan jarak yang diperlukan untuk proyek. Medan tempat crane akan digunakan juga harus diperhitungkan saat memilih crane angkat. Jika benda yang diangkat memiliki bentuk atau ukuran yang tidak biasa, seseorang mungkin perlu mempertimbangkan lampiran crane untuk mengamankan dan menjaga keamanan beban.

T3: Apa saja tindakan keselamatan crane berat?

A3: Ada tindakan pencegahan keselamatan yang harus diambil operator saat menggunakan crane berat untuk mencegah kecelakaan. Operator crane berat harus selalu melakukan pemeriksaan pra-angkat terlepas dari jenis crane. Beban harus diikat dengan benar untuk menjaga stabilitasnya saat diangkat. Operator harus menghindari gerakan tiba-tiba, seperti mengayunkan beban dengan cepat atau berhenti mendadak. Operator harus selalu menggunakan crane yang paling cocok untuk pekerjaan yang ada. Crane dirancang untuk tugas tertentu, jadi menggunakan crane yang tepat akan membantu mencegah kecelakaan.

X