Multi media filter pengolahan air

(472 produk tersedia)

1044 FRP tank for <strong>Water</strong> <strong>Treatment</strong>

1044 FRP tank for Water Treatment

Siap Kirim
Rp 416.133
Minimal Pesanan: 20 Buah
7 yrsCNPemasok
1044 FRP tank for <strong>Water</strong> <strong>Treatment</strong>

1044 FRP tank for Water Treatment

Siap Kirim
Rp 416.133
Minimal Pesanan: 20 Buah
2 yrsCNPemasok

Tentang multi media filter pengolahan air

Jenis-jenis Perawatan Air Filter Multimedia

Filter multimedia untuk perawatan air adalah jenis filter yang digunakan dalam perawatan air. Filter ini menggunakan lebih dari satu jenis material untuk menyaring semua zat yang tidak perlu dan berbahaya di dalam air. Orang biasanya menggunakannya sebagai bagian dari keseluruhan proses perawatan air.

Filter air multimedia bekerja berbeda-beda tergantung pada material yang digunakan. Material-material yang disebutkan sebelumnya perlu diletakkan berlapis-lapis di dalam tangki atau wadah tempat air akan disaring. Biasanya, lapisan kerikil diletakkan di bagian bawah. Setelah itu, pasir atau pasir halus digunakan untuk membuat lapisan, dengan antrasit atau batubara di bagian atas. Terakhir, wadah atau tangki ditutup dengan lapisan karbon aktif.

Cara kerja filter multimedia adalah kontaminan air yang lebih besar, seperti kotoran atau bahkan beberapa bakteri, langsung terjebak di lapisan kerikil di bagian bawah. Kemudian, saat air melewati, partikel yang lebih halus seperti pasir dan antrasit atau batubara menjebak lebih banyak polutan. Saat air melewati karbon aktif, sisa bau atau zat organik dihilangkan. Akhirnya, air yang keluar jauh lebih bersih, berbau lebih baik, dan aman untuk dikonsumsi atau digunakan.

Filter air media tunggal, seperti filter pasir, cukup umum, tetapi filter multimedia lebih baik karena memungkinkan air untuk melewatinya dengan kecepatan lebih cepat. Hal ini karena media penyaringan yang lebih panjang dan ukuran yang berbeda hadir di dalam wadah atau tangki.

Beberapa jenis filter air multimedia lainnya meliputi:

  • Filter media campuran

    Seperti namanya, filter media campuran menggunakan kombinasi media penyaringan dalam satu tangki atau wadah. Sebagian besar waktu, mereka digunakan di tempat-tempat di mana air perlu diolah dan kemudian dibuat untuk melewati filter dengan kecepatan yang lebih cepat.

  • Filter antrasit dan pasir

    Jenis filter ini menggunakan antrasit dan pasir sebagai komponen utama untuk menyaring kontaminan dalam air. Misalnya, dalam filter air pasir, pasir halus ditempatkan di bagian bawah wadah atau tangki, dan antrasit atau batubara ditempatkan di bagian atas. Jenis filter ini umumnya digunakan di pabrik pengolahan air kota.

  • Filter gravitasi

    Filter gravitasi adalah filter yang cukup populer dan terkenal yang menggunakan gaya gravitasi untuk membantu mengolah air dan menghilangkan kontaminan apa pun dalam air. Filter ini menggunakan beberapa media penyaringan untuk menjalankan prosesnya. Air kemudian dibiarkan melewati lapisan media filter, dan gravitasi menarik air yang sekarang bersih ke dalam tangki penampungan.

  • Filter tekanan

    Filter tekanan bekerja mirip dengan filter gravitasi tetapi menerapkan tekanan untuk menyaring air dengan kecepatan yang lebih cepat. Tekanan yang bekerja pada air biasanya antara 2 hingga 5 bar. Filter multimedia tekanan umumnya ditemukan di pabrik pengolahan air limbah dan lokasi akuakultur.

  • Filter kartrid

    Filter kartrid biasanya terbuat dari polimer yang kuat yang digulung menjadi kartrid dan kemudian dimasukkan ke dalam wadah atau tangki. Kartrid itu sendiri bertindak sebagai filter dan menghilangkan kontaminan dalam air melalui teknologi membran.

Spesifikasi dan Perawatan

Spesifikasi utama filter air multimedia dapat diringkas sebagai berikut:

  • Debit: Jumlah air yang dapat diolah per satuan waktu, biasanya dinyatakan sebagai galon per menit (GPM) atau liter per jam (LPH). Debit bervariasi berdasarkan ukuran filter, jumlah media, dan kualitas air.
  • Akurasi filtrasi: Ukuran partikel minimum yang dapat dihilangkan dari air, biasanya dinyatakan dalam mikron. Filter air multimedia dapat menangkap partikel yang lebih besar dari 1-100 mikron, termasuk sedimen, karat, dan pasir.
  • Penurunan tekanan: Perubahan tekanan air yang disebabkan oleh melewati filter, biasanya diukur dalam pon per inci persegi (PSI). Penurunan tekanan dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti ukuran filter, jenis media, laju alir, dan kualitas air. Penurunan tekanan yang lebih tinggi mungkin menunjukkan bahwa filter perlu dibersihkan atau diganti.
  • Masa pakai: Periode waktu selama mana filter dapat terus digunakan, biasanya diukur dalam galon atau liter yang diolah. Dengan meningkatnya polutan secara terus menerus di media filter, masa pakai dapat terpengaruh.
  • Suhu dan tekanan operasi: Filter air multimedia memiliki rentang suhu dan tekanan yang berlaku. Menggunakanya di luar rentang ini dapat memengaruhi kinerja dan keamanannya.
  • Metode pembersihan: Sebagian besar filter air multimedia dibersihkan dengan backwashing. Metode pembersihan yang digunakan mungkin berbeda tergantung pada jenis filter dan pabrikannya.
  • Pemasangan dan koneksi: Filter air multimedia biasanya memiliki ukuran pipa dan metode koneksi standar yang mudah diintegrasikan ke dalam sistem perawatan air yang ada.

Tugas pemeliharaan rutin harian filter multimedia:

  • Inspeksi pra dan pasca: Operator harus memeriksa badan filter, pengencang, dan bagian penyegelan filter untuk memeriksa tanda-tanda keausan, kerusakan, dan kebocoran. Mereka juga harus memeriksa kualitas air di inlet filter, yang meliputi warna, kekeruhan, bau, dll., dan air yang telah diolah di outlet untuk memantau dan mencatat perubahan apa pun.
  • Penyesuaian katup secara teratur: Pengguna harus menyesuaikan katup inlet dan outlet filter sesuai dengan pengaturan dan kebutuhan operasional untuk memastikan intake dan outflow air filter normal.
  • Memantau parameter pengoperasian: Pengguna harus memantau parameter pengoperasian filter, yaitu debit, penurunan tekanan, kualitas air, dll., untuk memastikan bahwa mereka berada dalam rentang yang ditentukan. Mereka harus melakukan penyesuaian dan koreksi tepat waktu berdasarkan status pengoperasian filter dan perubahan kualitas air.

Tugas pemeliharaan bulanan filter multimedia:

  • Backwashing: Backwashing membantu membersihkan kotoran yang terperangkap di media filter, menyegarkan kinerja filtrasinya. Selama backwashing, arah aliran air melalui filter dibalik sehingga arus air dapat membersihkan limbah dari media filter. Setelah backwashing, filter biasanya dicuci lagi.

Tugas pemeliharaan tahunan filter multimedia:

  • Penggantian media filter: Seiring waktu, media penyaringan mungkin menjadi jenuh atau rusak, sehingga mengurangi efisiensi filter. Penggantian media penyaringan memastikan pemeliharaan kinerja filter.

Skenario Perawatan Air Filter Multimedia

Filter multimedia adalah sistem perawatan air serbaguna dengan banyak aplikasi di berbagai sektor. Penggunaan filter multimedia yang paling umum adalah untuk memurnikan air minum. Kotamadya dan komunitas pedesaan menggunakannya untuk menghilangkan kotoran. Pabrik filter juga dapat diikuti dengan perawatan lanjutan seperti osmosis balik atau membuatnya cocok untuk konsumsi.

Industri menggunakan filter multimedia untuk mengolah air proses. Industri tekstil, farmasi, makanan dan minuman, pembangkitan tenaga, dan manufaktur kimia, antara lain, mengandalkannya. Air yang telah diolah membantu meningkatkan kualitas produk dan mengurangi masalah operasional yang disebabkan oleh penskalaan atau penyumbatan peralatan.

Filter air multimedia berguna dalam pemeliharaan kolam renang. Filter ini dipasang dalam sistem sirkulasi untuk menghilangkan puing-puing, kotoran, dan kontaminan dari air kolam renang, memastikan tetap bersih dan jernih. Penggemar ikan, baik di rumah maupun di pengaturan komersial, menggunakan filter multimedia di akuarium dan tangki ikan. Filter menjaga air tetap bersih agar ikan dapat berkembang biak.

Filter multimedia juga dapat digunakan untuk menghilangkan padatan tersuspensi dari air limbah sebelum dibuang ke lingkungan. Mereka juga dapat digunakan untuk menghilangkan kontaminan sisa sebelum mendaur ulang air untuk digunakan dalam irigasi atau proses industri. Perlakuan pra-pengolahan yang sama ke pencerna anaerob atau sistem lumpur aktif di fasilitas pengolahan air limbah juga berlaku.

Melindungi boiler, menara pendingin, dan peralatan lain dalam infrastruktur pengiriman air dari efek merusak padatan tersuspensi sangat penting. Filter multimedia digunakan sebagai pertahanan pertama melawan padatan tersebut dan memperpanjang umur seluruh sistem pengiriman air.

Cara Memilih Perawatan Air Filter Multimedia

Memilih filter multimedia yang tepat untuk perawatan air membutuhkan pertimbangan yang cermat terhadap berbagai faktor untuk memastikan bahwa filter yang dipilih akan memenuhi kebutuhan aplikasi tertentu.

  • Analisis air dan tujuan perawatan:

    Lakukan analisis menyeluruh tentang kualitas air yang perlu diolah. Tentukan kontaminan yang ada, seperti sedimen, klorin, logam berat, bakteri, dll. Pertimbangkan juga sumber air dan tujuan perawatan tertentu, seperti menghilangkan kontaminan tertentu atau meningkatkan kejernihan air secara keseluruhan.

  • Pilihan media filter:

    Jelajahi berbagai media filter multimedia yang tersedia, masing-masing dengan sifat dan kemampuan unik. Pahami mekanisme penghapusan setiap media dan bagaimana mereka berhubungan dengan kontaminan yang ditargetkan.

  • Desain filter dan ukuran sistem:

    Pilih desain filter yang tepat, seperti filter tekanan atau filter gravitasi, berdasarkan kendala ruang dan persyaratan perawatan. Tentukan dimensi filter dan debit yang sesuai untuk memastikan kinerja optimal dan mengakomodasi volume air yang diharapkan.

  • Pemeliharaan dan masa pakai:

    Pertimbangkan persyaratan pemeliharaan filter yang dipilih, termasuk pembersihan, backwashing, atau penggantian media. Evaluasi masa pakai filter dan medianya untuk memastikan bahwa filter tersebut sesuai dengan anggaran proyek dan pertimbangan operasional.

  • Pertimbangan kepatuhan dan keselamatan:

    Pastikan bahwa filter multimedia yang dipilih dan komponennya sesuai dengan peraturan dan standar yang relevan untuk menjamin perawatan air yang aman dan efektif.

T&J

T1 Apakah filter multimedia memiliki pompa backwash?

J1 Filter multimedia menggunakan pompa backwash untuk membalikkan aliran air dan menghilangkan kontaminan dari permukaan media.

T2 Berapa lama filter multimedia bertahan?

J2 Umur filter multimedia tergantung pada jenis filter, pemeliharaan, dan kualitas air. Biasanya, filter seperti ini dapat bertahan antara 5 dan 15 tahun.

T3 Apa saja manfaat filter multimedia?

J3 Keuntungan filter multimedia adalah banyaknya air yang dapat dimurnikan dalam waktu singkat. Mereka juga menggunakan berbagai jenis media filter untuk meningkatkan kualitas filter.

T4 Apa proses yang diikuti oleh filter multimedia?

J4 Filter multimedia beroperasi dalam serangkaian langkah: koagulasi, pembentukan flok, sedimentasi, filtrasi, dan disinfeksi.

X