(239 produk tersedia)
Terdapat tiga jenis utama mesin pengemasan gypsum untuk industri bubuk gypsum: mesin pengemasan gypsum manual, mesin pengemasan gypsum semi-otomatis, dan mesin pengemasan gypsum otomatis.
Ukuran Kantong:
Mesin ini memiliki fleksibilitas untuk menangani berbagai ukuran kantong, mulai dari 1 kg hingga 25 kg atau lebih. Mereka dapat mengakomodasi kantong dengan dimensi lebar 200mm hingga 500mm dan panjang 400mm hingga 1.200mm. Kecepatan pengemasan dapat disesuaikan untuk menyesuaikan berbagai ukuran kantong dan persyaratan berat.
Berat Produk:
Selain menangani berbagai ukuran kantong, mesin pengemasan semi otomatis juga dapat digunakan untuk mengemas berbagai produk dengan berat antara 1 kg dan 25 kg atau lebih. Akurasi pengemasan adalah ±0,1-±1,0% sesuai dengan produk dan berat kantong tertentu. Pelanggan dapat menyesuaikan parameter mesin untuk memenuhi berat produk mereka.
Pasokan Daya:
Pasokan daya mesin pengemasan biasanya 220V±10% 50Hz/60Hz satu fase atau 380V±10% 50Hz/60Hz tiga fase. Mesin dengan pasokan daya yang berbeda juga dapat disesuaikan untuk memenuhi persyaratan tegangan tertentu.
Pneumatik:
Mesin beroperasi pada tekanan nominal mulai dari 0,3 hingga 0,8 MPa (3 hingga 8 bare) dan membutuhkan aliran udara sekitar 0,5 hingga 1,0 m3/menit. Mereka kompatibel dengan berbagai sistem pneumatik.
Ukuran Mesin:
Dimensi mesin pengemasan bervariasi sesuai dengan model dan spesifikasinya. Pelanggan dapat memilih ukuran mesin yang sesuai berdasarkan persyaratan jalur produksi dan ruang bengkel.
Berat:
Berat mesin pengemasan semi-otomatis tergantung pada model dan konfigurasinya. Biasanya berkisar dari 500kg hingga 2.000kg. Silakan hubungi pemasok untuk detail tentang berat spesifik.
Untuk memperpanjang masa pakai mesin pengemasan dan memastikan pengoperasiannya yang lancar, penting untuk merawat peralatan dengan benar. Berikut adalah beberapa tips perawatan dan tabel perawatan terjadwal untuk referensi:
Pembersihan Rutin:
Gunakan kain lembut dan detergen netral untuk membersihkan permukaan perangkat dan hindari penggunaan agen pembersih korosif. Harap tetap fokus pada area fokus dan bersihkan sisa bubuk untuk mencegah penyumbatan dan overheating.
Pelumasan:
Inspeksi titik pelumasan secara teratur dan tambahkan jumlah pelumas yang sesuai untuk memastikan pengoperasian bagian bergerak mesin yang lancar. Melumasi rel geser, roda gigi, bantalan, dan rantai penggerak, di antara area lainnya, sangat penting.
Inspeksi Listrik:
Periksa sirkuit listrik dan terminal secara teratur untuk memastikan bahwa koneksi kuat dan tidak ada keausan atau kelonggaran. Isolasi dan bersihkan komponen listrik, seperti kontak relai dan solenoid, untuk mencegah hubungan pendek dan kerusakan.
Selain pemeliharaan rutin di atas, pemeliharaan terjadwal juga penting untuk menjaga kinerja mesin pengemasan. Berikut adalah tabel perawatan:
Mingguan | |
---|---|
Pembersihan: | Bersihkan permukaan mesin dan bagian-bagiannya. |
Pelumasan: | Lumasi bagian yang bergerak, termasuk rel, roda gigi, dll. |
Inspeksi Peralatan: | Periksa apakah semua peralatan bekerja dengan benar dan apakah ada malfungsi. |
Bulanan | |
Inspeksi Listrik: | Periksa pasokan daya, jalur, dan komponen listrik. |
Mesin pengemasan gypsum semi-otomatis terutama diterapkan dalam produksi dan pengemasan produk gypsum. Mereka berguna dalam skenario berikut:
Sebelum berinvestasi dalam mesin pengemasan, bijaksana untuk melakukan riset pasar untuk mengidentifikasi preferensi pelanggan dan jenis mesin yang mereka minta. Pertimbangkan kapasitas mesin dan ketahui apakah itu selaras dengan kebutuhan produksi. Saat memilih mesin pengemasan, pastikan material yang digunakan untuk memproduksinya tahan lama dan dibangun untuk menahan penggunaan yang ekstensif.
Karena mesin pengemasan ini bekerja dengan berbagai produk, ia dapat dengan mudah menangani produk dengan kepadatan dan konsistensi yang berbeda. Mesin pengemasan memiliki bagian pemasukan yang dapat disesuaikan sehingga produk dapat dikemas dalam area yang ditentukan. Selain itu, mesin pengemasan memiliki berbagai pengaturan dan opsi, yang memungkinkannya untuk disesuaikan dengan berbagai produk dan persyaratan pengemasan.
Mesin pengemasan semi otomatis hemat energi. Mengoperasikan mesin ini tidak menghabiskan banyak listrik seperti banyak mesin industri. Ia juga memiliki opsi yang mengurangi konsumsi energi tanpa mengorbankan output. Mesin pengemasan manual juga mudah diatur dan dioperasikan, dengan kontrol yang intuitif dan instruksi yang jelas yang memungkinkan penggantian cepat dengan waktu henti minimal.
Pertimbangkan fitur pemeliharaan dan pembersihan mesin pengemasan. Ini termasuk bagian yang dapat dilepas, area yang dapat diakses, dan siklus pembersihan otomatis, memastikan bahwa standar kebersihan dapat dengan mudah dipenuhi.
Terakhir, saat membeli mesin pengemasan, bijaksana untuk memeriksa ulasan pelanggan.
T1: Bagaimana cara kerja mesin pengemasan semi otomatis?
J1: Mesin pengemasan manual membantu pekerja produk untuk memasukkan produk ke dalam wadah. Pekerja meletakkan barang di atas platform yang membantu mereka merutekan melalui bagian pembungkus mesin. Barang tersebut mungkin perlu dimasukkan secara manual dan dibantu oleh mesin pengemasan.
T2: Apa perbedaan antara pengemasan otomatis dan semi otomatis?
J2: Dalam pengemasan semi-otomatis, setidaknya beberapa bagian dari proses tersebut manual, tetapi seluruh proses tersebut otomatis dalam jalur pengemasan sepenuhnya otomatis. Jalur sepenuhnya otomatis juga mungkin memiliki gerakan kontinu.
T3: Jenis produk apa yang cocok untuk pengemasan semi-otomatis?
J3: Produk dengan bentuk dan ukuran yang bervariasi, barang yang berharga, produk yang rapuh, dan produk yang membutuhkan pengemasan yang rumit, semi-otomatis cocok untuk pengemasan semi-otomatis.